Syifa Hadju Join Kampanye Edukasi Ramah Lingkungan Khusus Perempuan

Syifa Hadju Join Kampanye Edukasi Ramah Lingkungan Khusus Perempuan

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Selasa, 08 Sep 2026 17:50 WIB
El Rumi & Syifa Hadju
(Foto: Instagram/@kim_mefta) Syifa Hadju
Jakarta -

Syifa Hadju gak cuma bersinar di layar, tapi juga di kegiatan sosial. Baru-baru ini dia terlibat dalam kampanye edukasi tentang menstruasi dan pola hidup ramah lingkungan dari sekolah ke sekolah di Jakarta.

Program edukasi ini merupakan bentuk aksi sosial bintang film Catatan Si Boy (2023) itu buat masyarakat, terutama sesama perempuan. Menekankan pentingnya untuk menjaga bumi dengan menggunakan produk dengan material yang berkelanjutan.

"Aku selalu usahakan bawa tumbler dan tote bag sendiri buat mengurang plastik sekali pakai, mengurangi penggunaan kertas dengan beralih ke skrip digital, misalnya, dengan tablet daripada harus dicetak," kata Syifa Hadju dalam keterangan resmi yang diterima pada Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebiasaan baik Syifa Hadju itu membuatnya digaet sebagai Brand Ambassador Charm, yang berkolaborasi dengannya untuk menyuarakan hidup ramah lingkungan ke siswi SMA di Jakarta. Lewat program School to School Extra Maxi, Syifa dan Charm memberikan panduan praktis yang gampang ditiru.

Informasi penting untuk memahami dampak konsumsi produk harian terhadap lingkungan juga jadi salah satu agenda kampanye ini. Syifa berharap para siswi yang terlibat bisa mulai mengubah kebiasaan mereka dari hal-hal terkecil.

ADVERTISEMENT

"Sebisa mungkin pilih produk ramah lingkungan, termasuk pembalut. Charm sudah bertahun-tahun meluncurkan pembalut seperti itu. Aku percaya perubahan besar buat bumi dan lingkungan bisa dimulai dari keseharian kita," ungkapnya lagi.

Syifa Hadju jadi Brand Ambassador Charm.Syifa Hadju jadi Brand Ambassador Charm. Foto: dok. Charm

Riset internal Charm menyebutkan, remaja perempuan saat ini sudah peduli terhadap lingkungan dan mulai selektif dalam memilih produk. Hampir 30% responden dalam riset tersebut bersedia membayar lebih mahal buat produk pembalut yang ramah lingkungan.

Lebih lanjut, 25% responden juga menjadikan faktor ramah lingkungan sebagai pertimbangan utama mereka membeli produk sanitasi kewanitaan. Hal ini membuktikan remaja masa kini sudah aware dengan usaha menjaga lingkungan.

"Program edukasi School to School Extra Maxi hadir membawa misi yang lebih besar, yaitu menginspirasi generasi muda untuk membiasakan gaya hidup ramah lingkungan sejak dini demi melestarikan masa depan bumi. Kehadiran logo 'Ethical Living for SDGs' pada kemasan Charm Extra Maxi Bio Materials Eco Friendly Package diharapkan mampu membangun kesadaran dan rasa bangga pada konsumen bahwa pilihan mereka membawa dampak baik bagi Bumi," kata Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka.

(aay/mau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads