Denada kini memasuki usia 47 tahun. Di usia tersebut, penyanyi sekaligus aktris itu mengaku memiliki lebih banyak pekerjaan rumah (PR), terutama untuk menjaga kesehatan dan penampilan.
Denada menyadari bertambahnya usia merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Menurutnya, setiap orang memiliki pilihan masing-masing tentang bagaimana ingin menjalani proses menua.
"Apa aja ya, cuma buat kami yang udah di atas 40 tahun pasti PR-nya (pekerjaan rumah) jadi lebih banyak, beda sama PR-nya dulu waktu masih 20-an. Kalau sekarang, selalu aku selalu ngomong gini, menua itu pasti. Menua, semua orang pasti akan tua," kata Denada di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Denada juga menanggapi soal prosedur kecantikan, termasuk operasi plastik. Menurutnya, melakukan berbagai treatment untuk mempercantik diri tidak akan menghentikan proses penuaan.
"Mau aku oplas sejuta kali juga tetap akan menua. Tapi kan kita boleh memilih, kita mau menua seperti apa. Dan itu pilihan masing-masing," ungkapnya.
Bagi Denada, perempuan yang sudah berusia di atas 40 tahun tetap berhak memiliki keinginan untuk menjaga penampilan. Dia tidak setuju jika seseorang yang telah memasuki usia tersebut dianggap tidak perlu lagi mempercantik diri.
"Berusaha semaksimal mungkin. Karena aku juga merasa justru ada orang bilang, 'Alah, misalnya orang seumur aku udah usia segitu,' misalnya gitu, 'Ngapain lagi sih mempercantik diri?' Seolah-olah seperti sedemikian. Seolah-olah kami yang berusia sudah di atas 40 tahun ini sudah nggak boleh lagi kesannya memiliki semangat untuk kepengen tetap terlihat cantik. Padahal kan sebetulnya tidak seperti itu," bebernya.
Denada mengatakan dirinya ingin menjalani masa tua dengan bahagia dan sehat. Karena itu, dia tetap berusaha menjaga pola hidup, mulai dari olahraga hingga memperhatikan asupan makanan.
"Justru di usia di atas ini, buat aku pribadi... setiap orang punya pilihannya masing-masing kan. Tapi boleh kan gitu lho, aku pengen menua selalu dengan bahagia, dengan sehat. Berarti aku tetap harus olahraga, berarti aku tetap harus menjaga asupan makanan, aku kepengen tetap berusaha terlihat cantik. Karena buat aku, saat aku treatment, aku ngelihat kulit aku jadi lebih baik," bebernya.
Dia pun tak menampik jika dirinya melakukan berbagai cara untuk menjaga penampilan, termasuk makeup hingga prosedur kecantikan. Namun, semua itu dilakukan bukan semata-mata untuk orang lain.
"Pada saat aku apapun ya, misalnya aku mempercantik diri dengan cara apapun-makeup atau mungkin sampai melakukan apa, surgery atau segala macam gitu-aku melakukan itu juga untuk kebahagiaan diriku sendiri. Apalagi kalau memang yang namanya pekerjaan sudah itu tidak bisa terlepas gitu. Tapi eh menurut aku ya itu tadi, balik lagi," tuturnya.
Meski begitu, Denada mengaku tidak ingin terlalu mengekang dirinya dalam urusan makanan. Di usia 47 tahun, dia masih ingin menikmati makanan yang disukainya, seperti cilok, seblak hingga gorengan.
"Iya betul. Tapi, aku juga adalah orang yang justru ngerasa kayak di usia segini ya kan, pengen juga dong menikmati hidup, menikmati cilok, seblak, dan gorengan dan teman-temannya. Jadi aku tetap berusaha untuk balance. Itu aku rasa yang terpenting," ujar Denada.
Menurutnya, keseimbangan menjadi kunci agar tetap bisa menikmati makanan yang diinginkan sekaligus mencapai target kesehatan dan kebugaran.
"Jadi balance gimana caranya aku tetap bisa makan apa yang aku mau, tapi aku juga bisa mencapai goal aku. Goal aku kepengen menua dengan tetap sehat, tetap aktif, tetap cantik, badannya tetap fit, tetap bisa Zumba dua jam," ungkapnya.










































