Tantangan Rifky Balweel Hadapi Anak Usia Remaja dan Prasekolah

Tantangan Rifky Balweel Hadapi Anak Usia Remaja dan Prasekolah

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 21 Jul 2026 19:08 WIB
Rifky Balweel ditemui id Transmedia, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan.
Rifky Balweel cerita tantangan membesarkan dua anak dengan jarak usia 9 tahun. Foto: Febryantino/detikcom
Jakarta -

Pesinetron Rifky Balweel membagikan cerita soal tantangan mengasuh dua putranya yang memiliki perbedaan usia 9 tahun. Menurutnya, membesarkan anak remaja dan prasekolah membutuhkan pendekatan yang berbeda.

"Ya mau cowok mau cewek sih puyeng juga sih, puyeng juga sih. Maksudnya apalagi sekarang yang satu udah 15 tahun, yang satu masih 6 tahun kan, jadi kesenjangan umur itu memang berasa banget. Yang satu abangnya mau dihormati, yang satu adiknya ingin disayang. Jadi harus menengahi itu," kata Rifky Balweel di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Sekarang Rifky menghadapi tantangan mendampingi Kazeem yang baru memasuki bangku Sekolah Dasar (SD). Kazeem masih menjalani proses adaptasi dengan lingkungan dan teman-teman baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya emang kayaknya masih kaget sama lingkungan baru gitu kan biasanya. Teman-teman di TK dia udah hafal mukanya, kok hilang nih. Jadi kayaknya baru adaptasi lagi, tapi kemarin so far so good sih," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Rifky menceritakan pengalaman lucu saat mengantar Kazeem ke sekolah yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Meski memahami ucapan gurunya, Kazeem justru enggan merespons menggunakan bahasa Inggris.

"Iya bilangin gitu, 'Zeem, ini kamu SD, gurunya baru, teacher-nya baru, terus ini kamu pakai bahasa Inggris'. 'Aku nggak bisa bahasa Inggris'. Dia ngerti gitu, cuma dia kayak... emang susah ngomong-ngomong bahasa Inggris di depan gue gitu, dia ngerti," ujar Rifky sambil tertawa.

Perilaku Kazeem ternyata masih berlanjut saat kegiatan belajar di hari pertama sekolah. Rifky yang saat itu masih diperbolehkan mendampingi di dalam kelas hanya bisa tersenyum melihat sikap putranya.

"Diem aja, kan hari pertama masih ditemani tuh. 'Oke murid-murid, begini, begini, begini, kita mau bikin kembang, begini, begini, segala macam', terus gurunya habis itu ngomong pakai bahasa Inggris, terus dia nengok ke gue aja gitu, 'Kazeem'. Jawab, jawab, 'Aku nggak bisa bahasa Inggris', gitu. Padahal dia ngerti, dia cuma malas aja nanggepin gitu. Lucu, alhamdulillah, masyaallah," ungkap Rifky Balweel.



(fbr/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads