Momen tujuh hari kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon, menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Sang istri, Mae, mengungkapkan kondisi yang masih dirundung kerinduan luar biasa setelah ditinggal sang suami.
Demi meredam rasa rindu, Mae memilih untuk tetap tidur di sisi ranjang yang biasa ditempati almarhum. Ia sengaja tidak mengganti perlengkapan tidur yang terakhir kali digunakan Temon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidur di bantal yang dia tidurin sebelumnya sekarang. Jadi di bagian dia, biasanya kan saya di sebelah sini, jadi saya di pinggir yang di bagian dia tidur," kata Mae ditemui usai acara Ibadah Syukur Mengenang Kepergian Temon di kediamannya di Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2026) malam.
Mae membiarkan kondisi kamar mereka tetap seperti saat sang suami masih hidup. Ia menaruh foto almarhum tepat di samping tempatnya beristirahat setiap malam.
"Jadi bantalnya belum saya ganti. Sprei guling belum saya ganti. Jadi saya tidur di situ, sampingnya foto dia, ya udah," tuturnya.
Rasa kehilangan yang teramat besar, membuat Mae sama sekali tidak menyimpan rasa takut. Ia justru sangat berharap, bisa mendapatkan kesempatan untuk melihat kehadiran sosok almarhum sekali lagi di rumah mereka.
"Gak, saya malah pengin ketemu. Saya bilang biarin aja dia coba nongolin aja saya pengen ketemu," ujarnya.
Temon mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 12 Juli 2026, pukul 08.42 WIB di usia 59 tahun akibat serangan jantung.
Setelah sempat dilarikan ke rumah sakit karena keluhan nyeri dada, jenazah sang komedian kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.










































