Kepergian komedian Simson Rarameha Ngadang atau Temon masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Temon meninggal dunia pada Minggu (12/7/2026) pukul 08.42 WIB setelah mengalami serangan jantung. Semasa hidup, ia juga diketahui memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Di mata putri kelimanya, Rambu, Temon bukan sosok yang suka mengeluhkan kondisi kesehatannya. Meski sedang tidak fit, sang ayah disebut selalu berusaha terlihat tegar di hadapan anak-anaknya.
Rambu mengaku tidak mengetahui secara rinci perkembangan kesehatan Temon. Pasalnya, sang ayah lebih banyak didampingi oleh kakak dan abangnya. Ia hanya menerima kabar terbaru mengenai kondisi ayahnya dari saudara-saudaranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kadang sih dengernya ditahan sih. Jadi yang sering ngurus Papa kan ada kakak sama abang kan. Jadi saya kurang tahu detailnya kayak gimana, cuma sering dikabarin update-annya saja gimana, terus sering nanya kabar gitu. Kalau ngeluh ke saya sih enggak. Kayak di depan saya kayak ya sudah kuat gitu," kata Rambu di rumah duka kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).
Menurut Rambu, memendam rasa sakit memang sudah menjadi kebiasaan Temon. Karena itu, ia nyaris tak pernah mendengar sang ayah mengeluhkan penyakit yang dideritanya.
"Enggak, Papa tuh enggak pernah ngeluh kalau sakit. Sering dipendam," tuturnya.
Selain dikenal sebagai sosok yang tegar, Temon juga meninggalkan banyak kenangan lewat sifat humorisnya. Rambu mengatakan, pribadi sang ayah di rumah tak jauh berbeda dengan yang selama ini dikenal masyarakat di layar kaca.
"Mungkin momen ngelucunya kali ya. Kayak kadang sering ngelucu juga, kayak banyak deh enggak tahu," ujarnya.
Saat ditanya apakah Temon memang selalu menghibur keluarga dalam kesehariannya, Rambu pun membenarkannya.
"Aslinya juga lucu," katanya.
Salah satu momen yang paling membekas di ingatan Rambu adalah ketika Temon menghadiri wisudanya. Ia bersyukur sang ayah masih sempat berkumpul dan berfoto bersama seluruh keluarga dalam momen bahagia tersebut.
"Bersyukur banget yang kemarin itu wisuda akhirnya kayak ngumpul bareng semua, foto bareng. Kayak enggak nyangka saja," ungkapnya.
Di tengah suasana duka, Rambu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada teman-teman Temon yang selama ini setia mendampingi dan memberikan perhatian kepada sang ayah, termasuk mengingatkannya untuk menjaga kesehatan.
"Buat mungkin teman-teman Papa yang selalu setia sama Papa dalam keadaan apa pun, terima kasih banyak selalu mendukung Papa dalam keadaan apa pun. Selalu nasihatin Papa, kemarin ada yang nasihatin Papa untuk berobat lah atau apa lah gitu, kayak terima kasih banyak," ucapnya.
Meski kedua orang tuanya sudah berpisah, Rambu menegaskan Temon tetap menjalankan perannya sebagai seorang ayah dan terus menjaga hubungan baik dengan anak-anaknya.
"Iya," jawab Rambu saat ditanya apakah Temon tetap menjadi sosok yang bertanggung jawab terhadap keluarga.











































