Penyanyi Mutia Ayu tengah menghadapi situasi sulit setelah akun Instagram pribadinya dinonaktifkan. Hal ini terjadi, menyusul aksi peretasan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab terhadap akun miliknya beberapa waktu lalu.
Kehilangan akses ke akun tersebut, membawa dampak kerugian yang cukup besar bagi Mutia Ayu. Mengingat statusnya sebagai selebritas, media sosial tersebut merupakan platform utama bagi dirinya dalam menjalankan berbagai kerja sama promosi dan endorsement.
"Ya sudahlah ya, mungkin memang bukan rezekinya. Meskipun tetap ada perasaan kesal di hati, tapi ya tidak apa-apa," kata Mutia Ayu saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski merasa dirugikan secara materi, istri mendiang Glenn Fredly ini merasa sedikit lega karena pihak klien bersikap kooperatif. Kendala teknis yang membuatnya tidak bisa mengunggah konten kerja sama tidak berujung pada tuntutan hukum atau denda.
Menurut penuturan Mutia Ayu, banyak pihak yang memahami situasi tersebut murni terjadi karena faktor eksternal yang berada di luar kendalinya. Hal ini membuatnya merasa sangat bersyukur di tengah musibah yang menimpanya.
"Untungnya produknya ini yang kerja sama sama aku gak minta apa-apa, mereka juga ikhlas karena mau gimana lagi kan," tuturnya.
Sebagai langkah awal untuk bangkit, penyanyi berusia 31 tahun itu telah membuat akun Instagram baru. Ia mencoba menawarkan kembali, kerja sama kepada para klien lama agar konten mereka bisa diunggah melalui akun terbarunya tersebut.
Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus karena terdapat perbedaan jumlah pengikut yang sangat signifikan. Hal inilah yang menjadi pertimbangan utama bagi sejumlah pemilik merek untuk kembali bekerja sama dengannya.
"Cuma mereka gak mau karena followers aku gak sebanyak kemarin. Yang kemarin tuh sampai satu juta followers, sekarang baru 40 ribu," terangnya.
Mutia Ayu mengakui pendapatannya menurun drastis sejak akun lamanya hilang. Banyak kontrak kerja sama yang akhirnya terhenti karena, performa jangkauan di akun baru dianggap belum mampu memberikan hasil maksimal bagi para pengiklan.
"Ya pasti ya banyak kehilangan pemasukan karena akun instagram baru, pasti ya menyayangkan cuma kan gak bisa berbuat apa-apa," pungkasnya.











































