Karina Ranau Takut Buka Warung Usai Dianiaya Pelanggan

Karina Ranau Takut Buka Warung Usai Dianiaya Pelanggan

Febryantino Nur Pratama - detikHot
Selasa, 07 Jul 2026 17:37 WIB
Karina Ranau
Karina Ranau Takut Buka Warung Usai Dianiaya Pelanggan. (Foto: Instagram @karinaranau9)
Jakarta -

Artis Karina Ranau masih mengalami trauma mendalam usai diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pelanggan pria di warung miliknya di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Dampak psikologis yang dirasakannya membuat istri mendiang aktor Epy Kusnandar itu mengaku masih ketakutan untuk kembali beraktivitas seperti biasa.

Bintang film Sewu Dino itu mengatakan bayangan wajah pelaku saat melakukan aksi kekerasan masih terus menghantui. Bahkan hingga kini ia mengaku belum berani bertemu pelaku setelah kejadian berlangsung.

"Belum, belum. Saya ketemu terakhir waktu di warung itu. Karena saya masih trauma, masih kemarahannya itu masih ada di depan mata saya. Saya masih takut," kata Karina Ranau saat ditemui di Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trauma yang dialaminya tidak hanya memengaruhi aktivitas usaha, tetapi juga kehidupan sehari-hari. Karina mengaku menjadi lebih waswas dan takut berjalan seorang diri karena masih dibayangi peristiwa yang dialaminya.

"Ada, sampai saat ini saya tuh trauma, takut jalan sendiri. Apa ya, untuk ke psikologis saya sih, jadi kalau jalan harus nengok ke belakang, ada suara apa sedikit takut gitu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Karina mengungkapkan sempat berencana menemui psikolog untuk membantu memulihkan kondisi mentalnya. Namun, ia masih menahan diri karena memiliki pengalaman menjalani terapi psikologis saat berusaha bangkit setelah kepergian sang suami.

"Tadinya saya sempat mau ke psikolog, cuman saya masih mengerem diri karena pada saat almarhum suami meninggal, saya pernah ke psikolog juga untuk bangkit dan sembuh dan saya sudah sembuh. Saya menghindari untuk pergi ke psikolog gitu, tapi jika memang itu nanti saya perlukan, mungkin saya akan ke sana," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Karina juga mengungkap informasi yang didengar terkait dugaan motif di balik penganiayaan tersebut. Menurutnya, pelaku diduga tidak mengetahui bahwa dirinya merupakan pemilik warung.

"Yang saya dengar, tapi ini masih simpang siur ya. Yang saya dengar katanya kata pelaku itu, pada saat kejadian, dia tidak tahu kalau saya itu owner-nya. Dikiranya saya itu ibu-ibu yang kerja di warung itu. Karena pada saat itu saya lagi nyapu. Saya sambil nyapu di depan warung, sambil beres-beres gitu," kata Karina.

Sebelumnya, Karina Ranau menjadi korban penganiayaan yang dilakukan seorang pria tidak dikenal di depan Warung Jukut Goreng Samali, Pancoran, Jakarta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Senin, 15 Juni 2026, pada pagi menjelang siang. Kasus tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.




(fbr/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads