Awalnya Jenny memang ingin menyimpan masalah ini untuk pribadi. Sayang pernyataan pertama soal retaknya rumah tangga Jenny terkuak dari lembaga Pengadilan Agama Jakarta Pusat.
"Fungsi lembaga Pengadilan Agama yang seharusnya menjaga rahasia dan kehormatan warga negara tidak dapat dijalankan dengan semestinya oleh pihak Pengadilan Agama. Itu yang sangat saya kecewakan," ujar Jenny ditemui di Mezzo Time Break, Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak pun juga sudah mengetahui dan menerima permasalahan ini dengan dewasa. Karena anak-anak saya itu sudah cukup dewasa saat ini," jelas Jenny.
(yla/yla)











































