Selebgram dan influencer Larissa Chou nggak menutup telinga dan mata soal komentar publik terkait keputusannya menggugat cerai Ikram Rosadi. Ia membalas dengan bijak komentar negatif tentangnya.
Melalui Threads pribadinya, Larissa menegaskan nggak peduli dengan siapapun yang mencoba menyebarkan kebohongan atau reputasinya. Namun, perempuan yang juga dikenal sebagai penulis itu nggak akan membiarkan pendapat negatif mendefinisikan dirinya.
"Saya memilih kedamaian daripada harus membuktikan diri. Soal perceraian saya, orang akan selalu berkomentar, baik itu pujian maupun kritik, dan saya menerimanya sebagai konsekuensi menjadi sosok yang dikenal publik," tulis Larissa Chou dilihat pada Senin (6/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak punya waktu untuk drama atau hal apa pun yang menguras energi. Fokus saya adalah menjadi ibu yang baik, hidup damai, tetap bahagia, terus berkembang, tampil cantik, dan membangun kehidupan yang saya cintai. Hidup ini terlalu berharga. Pilihlah kebaikan dan sebarkan hal-hal positif," sambungnya.
Ibu dua anak itu mengaku membaca komentar dan direct message yang sampai kepadanya. Dia berterima kasih untuk mereka yang memberikan dukungan dan berharap kebaikan kembali kepada mereka yang berkomentar baik.
"Kebaikan pasti kembali dan aku harap, kembali berlipat ke kehidupan kalian semua dan untuk yang komentar kurang baik atau membicarakan aku hanya dari asumi pribadi atau modal dengar kata orang, tanpa konfirmasi padahal kita tidak kenal atau tidak sedekat itu, aku juga nggak ambil pusing. Selain ini bentuk risiko memiliki popularitas, ada hal yang lebih penting," tuturnya.
"Aku juga percaya bahwa kita semua, apa pun latar belakang dan keyakinan kita, kita diajarkan untuk menjaga lisan, menghindari prasangka, dan tidak mengajak orang lain membenci seseorang hanya berdasarkan satu sisi cerita," ungkap perempuan kelahiran 23 April 1996 itu.
Dia meyakini mereka yang baik ketikan dan lisannya juga baik. Larissa menyadari nggak bisa menyamakan pendapat semua orang.
"Simple aja orang baik pasti ketikannya dan lisannya juga baik. Dan, orang beriman tidak akan berusaha menjatuhkan orang lain. Dan, bukan tugas aku untuk membuat semua orang bisa sependapat akan hal itu. Moto aku selalu sama: hidup tenang dan abaikan yang buruk," tegasnya.
(pus/mau)











































