Diminta Anak Pensiun, Mpok Atiek Ngaku Sakit Kalau Cuma di Rumah

Diminta Anak Pensiun, Mpok Atiek Ngaku Sakit Kalau Cuma di Rumah

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Minggu, 28 Jun 2026 18:18 WIB
Mpk Atiek di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026).
Mpok Atiek diminta pensiun oleh anak, tapi ngaku langsung sakit kalau cuma di rumah. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom
Jakarta -

Komedian senior Mpok Atiek tetap menunjukkan eksistensinya di dunia hiburan meski kini telah menginjak usia 70 tahun. Walaupun anak-anaknya sudah hidup mapan dan memintanya untuk beristirahat, pemilik nama asli Atiek Riwayati ini justru mengaku tidak bisa berhenti bekerja.

Berdiam diri di rumah, menurut Mpok Atiek justru mendatangkan penyakit buat tubuhnya.

Mpok Atiek menceritakan anak-anaknya sering meminta dirinya untuk pensiun dari panggung hiburan. Mengingat usianya yang nggak sedikit, anak-anak lebih menginginkan Mpok Atiek menikmati masa tua dengan tenang di rumah tanpa harus banting tulang lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"'Sudah Mama istirahat aja di rumah. Kita semua bantu setiap bulannya untuk kebutuhan Mama. Mama ongkang-ongkang kaki aja, salat, bangun, salat malam, tahajud, and bla bla and bla bla'. Mama olahraga, Mama makan, leyeh-leyeh istilahnya ongkang-ongkang kaki," kata Mpok Atiek menirukan permintaan anak-anaknya, saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (28/6/2026).

ADVERTISEMENT

Meskipun begitu, Mpok Atiek pernah mencoba menuruti permintaan tersebut dan menetap di rumah tanpa kegiatan syuting. Namun, percobaan untuk istirahat total itu justru membuat kondisi kesehatannya nggak baik-baik saja.

Alih-alih merasa segar, tubuh Mpok Atiek justru merasa sakit saat tidak ada aktivitas yang dilakukan.

"Dicoba, nggak sampai seminggu sakit. Memang dari muda biasa banting tulang kan dari nol besar hidup itu kan. Dari nol besar biasa berjuang, berjuang, berjuang, dan berjuang," bebernya.

Komedian kelahiran Cirebon ini menjelaskan kebiasaannya bekerja keras sejak usia muda telah membentuk tubuh yang sulit untuk dihentikan. Sejak mulai meniti karier dari bawah, Mpok Atiek merasa jiwanya selalu menuntut untuk terus produktif.

"Begitu tua terus duduk manis, cuma makan, salat, tidur, sakit. Jadi anak nggak bisa ngelarang, dia buktiin karena Mpok ditaruh di rumah tuh sakit," jelasnya.

Baginya, kegiatan di luar rumah bukan lagi sekadar bekerja, melainkan bentuk terapi fisik dan mental. Ia merasa ada kepuasan tersendiri saat bisa bertemu banyak orang dan menjalani rutinitas pekerjaan.

"Kalau Mpok nggak punya kegiatan, Mpok sakit. Itu percaya atau tidak kalau di rumah doang ya, ini maaf nih, kan anak-anak semua alhamdulillah udah pada mapan," pungkasnya.



(ahs/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads