"Saya lagi menulis buku biografi saya, sudah komplit lah. Saya simpan di sini," ujarnya sambil menunjuk kepalanya, saat ditemui wartawan dan infotainment di Polsek Kebayoran Baru, Jl. Kyai Maja, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2007).
Fariz yang mengenakan kaos oblong putih, celana pendek cokelat muda itu bertutur, ia tidak pernah menyesali peristiwa penangkapannya. Peristiwa tersebut malah dianggapnya sebagai anugerah ketimbang musibah.
Penembang 'Barcelona' itu juga mengaku banyak mendapatkan inspirasi. Sayangnya karena dilarang membawa instrumen musik, Fariz tak bisa mengekspresikan kebisaannya mencipta lagu.
Selama di penjara, Fariz juga melakukan instropeksi diri. Untungnya, ia tak berlarut-larut dalam kesedihan karena terus didukung keluarga dan teman-temannya.
"Adik-adik di dalam juga baik-baik aja. Saya seperti memiliki saudara lagi di sini," ujarnya ketika ditanya apakah ia diperlakukan dengan baik oleh teman-teman satu selnya.
Saat ditemui Selasa (20/11/2007) Fariz tengah dijenguk istrinya, Oneng. Hingga berita ini diturunkan, Oneng masih berada di dalam.
(eny/eny)











































