Empat syarat tersebut adalah tidak boleh meninggalkan bangku sekolah, waktunya tidak lebih dari 4 jam, tidak bekerja sampai malam hari, misalkan jam 2 pagi dan tidak ada pemaksaan. Empat jam yang dimaksud Dhani adalah full bekerja.
"4 jam itu kan belum tentu dia bekerja empat jam, ada break, ada makan siang dan lain sebagainya," jelasnya saat ditemui usai menemui Komnas Anak di Jl. TB. Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (19/11/2007).
"Kalau unsur-unsur tersebut dilanggar baru bisa dikatakan eksploitasi," lanjut Dhani.
Pernyataan Dhani di atas didukung oleh Sekjen Komnas Anak Aris Merdeka Sirait. Menurut Aris sepertinya Maia belum mengetahui soal empat syarat yang diajukan suaminya itu.
Dhani mendatangi Komnas Anak untuk mencari tahu kebenaran tuduhan Maia padanya. Ia ingin Komnas membuktikan apakah memang ada eksploitasi pada tiga putranya, Al, El dan Dul.
"Anak aku sendiri nggak merasa dieksploitasi. Ini semua keinginan mereka. Silahkan tanya sama anak saya sendiri, saya tidak pernah memaksa mereka dalam hal apapun," urainya.
Gara-gara Maia menjemput anak-anak di lokasi syuting Sabtu (17/11/2007) lalu, syuting pun terhenti. Karena tindakan istrinya itu, Dhani urung melanjutkan kegiatan syuting. Ia ingin mendapat kejelasan dari Komnas Anak soal tuduhan eksploitasi Maia yang ditujukan padanya.
"Biar nanti kalau syuting lagi saya tidak mau ada keributan-keributan seperti ini lagi," tukasnya. (eny/eny)











































