DJ Sheila Marcia menceritakan kedekatannya dengan ibunda Anji, Siti Sundari yang Sheila sapa dengan Mama Dini. Namun, Sheila menyesal belum sempat silaturahmi sebelum Mama Dini meninggal dunia.
Saat mendengar ibunda Anji meninggal dunia, Sheila yang sedang demam tinggi tetap datang ke pemakaman. Sheila menyimpan rasa penyesalan yang mendalam dan syok saat mendengar kabar duka tersebut dari suaminya.
"Aku kaget, shock, sedih, menyesal juga. Kenapa kemarin-kemarin gak menyempatkan diri untuk bersilaturahmi," ungkap Sheila Marcia dengan nada bergetar saat ditemui awak media di Studio TransTV, Kapten P Tendean, Kamis (2/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sheila Marcia mengaku kondisinya demam tinggi mencapai 39,8 derajat selama tiga hari terakhir. Dalam kondisi itu, dia juga gak memegang ponsel.
"Aku benar-benar lagi gak pegang handphone. Tiba-tiba suami telepon bilang Mama Dini meninggal. Walaupun telat, aku bela-belain tetap datang karena mau lihat Mama buat terakhir kalinya," tuturnya.
Bagi Sheila, Mama Dini bukan sekadar mantan calon mertua, melainkan sosok ibu yang sangat mengayomi dan mempunyai sikap ibu yang menjadi panutan. Meski hubungannya dengan Anji mengalami pasang surut, tapi dengan almarhumah selalu terjalin sangat baik.
"Dari dulu hubungan aku sama Mama Dini, bahkan pas aku lagi gak enak sama Anji pun, sama Mama gak pernah gak enak. Beliau selalu mendoakan yang terbaik," kenang Sheila.
Sambil menahan haru, Sheila Marcia berpesan agar siapa pun tidak menunda waktu untuk berbakti kepada orang tua sebelum penyesalan itu datang.
"Daripada menyesal ini pun aku ada penyesalan banget ya kalau memang ada waktu sedikit pun, harus disisipkan buat orang tua. Kita gak pernah tahu kapan dan bagaimananya kita," tutupnya lirih.
(pus/pus)











































