Kronologi Versi Keluarga Temukan Cucu Mpok Nori Tewas di Kontrakan

Kronologi Versi Keluarga Temukan Cucu Mpok Nori Tewas di Kontrakan

Pingkan Anggraini - detikHot
Senin, 23 Mar 2026 15:01 WIB
Kasus dugaan pembunuhan cucu Mpok Nori.
Keluarga ziarah ke makam cucu Mpok Nori yang menjadi korban dugaan pembunuhan. Foto: Pingkan/detikcom
Jakarta -

Cucu komedian senior Mpok Nori, Dwintha Anggary, ditemukan tewas di rumah kontrakan yang berada di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Dwintha ditemukan pada Sabtu, 21 Maret 2026 dini hari.

Terduga pelaku yang menghabisi nyawa Dwintha adalah FD, laki-laki asal Irak, mantan suami siri Dwintha. Dugaan tersebut terlihat video CCTV yang ada di sekitar kediaman Dwintha.

Gerak-gerik terduga terekam jelas di video CCTV tersebut. Dalam rekaman menunjukkan FD mendatangi rumah Dwintha pada Jumat, 20 Maret 2026 sekitar pukul 00.03 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

FD terlihat berjalan santai menuju kontrakan sambil membawa benda yang diduga senjata tajam. Lalu tepat pukul 00.09 WIB, FD tampak kembali ke arah semula dengan berlari sambil menenteng benda yang sama.

ADVERTISEMENT

Pada momen itu, ibu korban yang merupakan anak Mpok Nori mendatangi kontrakan Dwintha karena merasa curiga setelah korban tidak bisa dihubungi.

Pada Sabtu (21/3/2026) seharusnya Dwintha mempunyai janji bertemu denga pihak catering. Akan tetapi, Dwintha tak kunjung menjawab panggilan telepon tersebut.

"Di kontrakannya digedor-gedor kagak buka pintu. Nah, terus ternyata jendelanya terbuka itu. Dibuka, dilongok (diintip), kan dari jendela ke kasur itu agak jauh, sudah gitu agak gelap kan karena gak kelihatan, tapi melihatnya bayangan doang ada yang tergeletak di bawah," ujar Diah, kakak korban, kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/3/2026).

"Nah, terus dia (Ibu) manggil adik saya yang laki. Adik saya yang laki naik ke jendela, masuk, terus buka pintu udah tuh. Pas dibuka karena pintu dikunci, tapi kuncinya sudah di jauh dari pintu gitu (di atas meja). Pas lampu dinyalain, melihat masuk, sudah darah di mana-mana, di kasur, pokoknya begitu," sambungnya.

Pihak keluarga langsung melaporkan ke Polsek Cipayung dan Polres Metro Jakarta Timur.

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap FD saat mencoba melarikan diri dengan menumpangi bus menuju Pulau Sumatra. Penangkapan dilakukan di Jalan Tol Tangerang-Merak pada Minggu, 22 Maret 2026.

Kasus dugaan pembunuhan cucu Mpok Nori.Rumah kontrakan tempat tinggal cucu Mpok Nori yang tewas diduga karena dibunuh. Foto: Pingkan/detikcom

Pihak keluarga menjelaskan hubungan Dwintha dengan terduga pelaku memang gak baik-baik saja. Keduanya menikah pada 2019 dan diduga ada rasa cemburu dari FD ke teman-teman Dwintha.

"Tadinya kan tinggalnya di Puncak, terus pas ini akhirnya pindah ke sini, tinggal di sini. Nah, ngontrak di situ juga karena baru karena adik saya diterima kerja di SPPG, jadi MBG kan," ungkapnya.

"Nah, dari mulai situ kayaknya mungkin karena komunikasi adik saya banyak sama orang, biasanya kan dia berdua-dua aja tuh gak pernah ada ini. Nah, semenjak adik saya kerja, temannya banyak, jadi dia ada aktivitas keluar. Kayaknya diduga cemburu, rasanya begitu," kata Diah.



(pig/pus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads