Setelah kemunculan Ressa Rizky Rossano, muncul kabar-kabar lain soal Denada. Keluarga dan manajemen gak tinggal diam, langsung memberikan penegasan mengklarifikasi perihal hoax.
Melalui akun Instagram Emilia Contessa, keluarga dan manajemen memberikan pernyataan sikap secara resmi. Pernyataan ini dibuat untuk memberikan penegasan dan penjelasan terkait beredarnya informasi, narasi, dan pemberitaan yang bersifat fitnah, tidak berdasar, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum di ruang publik termasuk media sosial.
"Kami menyatakan keberatan keras atas keterlibatan pihak-pihak yang tanpa kewenangan, tanpa kapasitas, dan tanpa alat bukti yang sah telah menambah, menggiring, maupun menyebarluaskan gosip dan asumsi pribadi," tulis dalam pernyataan sikap keluarga dan manajemen Denada dilihat pada Senin (9/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan ini kami menegaskan secara jelas dan tidak terbantahkan, bahwa: Satu, Denada hanya memiliki 2 (dua) orang anak kandung, yaitu Ressa dan Aisha. Dua, segala bentuk pemberitaan, pernyataan, maupun narasi yang menyebutkan Denada memiliki anak selain Ressa dan Aisha adalah tidak benar, menyesatkan, dan berunsur fitnah," tegasnya.
Manajemen dan keluarga Denada mempertimbangkan isu-isu liar yang gak bisa dipertanggungjawabkan dengan serius. Mereka juga mempertimbangkan untuk membawa hal-hal seperti itu ke jalur hukum.
"Sehubungan dengan hal tersebut, Manajemen dan Keluarga Denada mempertimbangkan secara serius penggunaan upaya hukum baik pidana maupun perdata, termasuk namun tidak terbatas pada ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah, serta peraturan perundang-undangan lain yang relevan," bebernya.
Keluarga dan manajemen Denada berharap dengan adanya pernyataan sikap, oknum-oknum gak bertanggung jawab bisa berhenti menyebarkan asumsi.
"Kami juga mengimbau dengan tegas kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala bentuk spekulasi maupun pernyataan yang berada di luar kapasitas dan kewenangannya. Setiap tindakan lanjutan yang tetap dilakukan setelah pernyataan ini dapat dipertimbangkan sebagai perbuatan yang disengaja dan berpotensi memiliki konsekuensi hukum," pesan keluarga dan manajemen Denada.
"Denada, dalam hal ini, secara tegas mencadangkan seluruh hak hukumnya untuk menempuh langkah hukum yang dianggap perlu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia," tegasnya.
Saat ini, Denada sedang berada di Singapura untuk bertemu dengan Aisha, putrinya.
Saksikan Live DetikSore:
(pus/wes)











































