Selama gugatan dari pemuda bernama Ressa Rizky yang mau diakui sebagai anak kandung mencuat, penyanyi Denada memilih untuk diam. Sikap diam ini sempat menuai tanda tanya besar, bahkan tak sedikit yang menghujat karena menganggap Denada menghindari masalah.
Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal, menyebut Denada sengaja mengambil langkah tutup mulut demi menghormati proses hukum di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Selama masa mediasi, Denada berharap suasana tenang agar kedua belah pihak bisa saling introspeksi diri tanpa tekanan.
"Memang dalam mediasi saya mengutamakan untuk masa tenang gitu Mas. Kepenginnya para pihak ini introspeksi diri, terus timbul inisiatif untuk saling berkomunikasi sehingga ketemu titik damainya," kata Muhammad Iqbal dalam keterangannya melalui Zoom, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niat Denada untuk mendinginkan suasana tersebut dianggap bertepuk sebelah tangan. Pihak Denada kecewa karena saat mereka berusaha menahan diri, pihak penggugat justru aktif muncul untuk membeberkan detail permasalahan menurut versi mereka.
"Yang saya sayangkan di sini, kok penggugat ini malah membuat gaduh yang saya pikir ya, podcast ke mana-mana, ngomong gini, gini, gini, ya tidak sesuai faktalah. Sehingga ya akhirnya ya gini, mediasi juga gagal," beber Muhammad Iqbal.
Muhammad Iqbal menekankan masa mediasi seharusnya menjadi momen untuk mencapai titik temu.
"Jangan membuat gaduh di podcast, di medsos apa semua, ya seharusnya ya jangan. Makanya pihak Mbak Denada ini ndak keluar statement apa pun kemarin pada saat masa-masa mediasi," tegasnya.
Meskipun kini Denada menjadi sasaran hujatan netizen karena sikap diamnya tersebut, Iqbal memastikan kondisi mental dan pekerjaan kliennya sama sekali tidak terganggu.
"Sama sekali ndak (mengganggu mental). Kita pengin introspeksi, kita pengin apa yang salah dalam diri Mbak Denada, mungkin ada inisiatif apa dari pihak penggugat ini ndak ada sama sekali, malah melakukan fitnah sana-sini melalui podcast," pungkasnya.
Baca juga: Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandungnya! |
(ahs/pus)











































