Aktor senior Ferry Salim belum lama ini resmi menyandang profesi sebagai advokat atau pengacara. Dia juga menyelesaikan pendidikan di bidang hukumn hingga jenjang magister.
Ferry Salim menceritakan perjalanannya menjadi seorang pengacara bukanlah sekadar coba-coba. Ia mengaku serius mendalami bidang ini hingga berhasil menyelesaikan studinya di Universitas Kristen Indonesia (UKI). Kini ia resmi sudah disumpah sebagai advokat.
"Saya kebetulan memang lulus S1 dan S2 Hukum dan kemudian juga sudah kemarin ujian atau sudah disumpah advokat gitu. Tapi sementara masih dalam tahap penjajakan," kata Ferry Salim saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motivasi Ferry Salim untuk menekuni bidang hukum muncul dari kesadaran pribadinya soal betapa dekatnya kehidupan manusia dengan aturan setiap harinya.
"Menurut saya dalam kehidupan kita sehari-hari, kita setiap hari bergelut dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan hukum," terang Ferry Salim.
Meskipun sudah sah menjadi pengacara, aktor berusia 59 tahun itu mengaku masih merasa rindu dengan tantangan di dunia seni peran.
"Setiap film itu pasti punya tantangan tersendiri, punya daya tarik tersendiri gitu ya. Jadi setiap saya syuting saya pasti sangat suka sekali karena selalu challenging," jelasnya.
Ayah Brandon Salim itu mengaku belum bisa berfokus sepenuhnya menjadi advokat karena masih banyak kontrak sebagai aktor yang harus diselesaikan.
"Kebetulan saya masih lagi banyak pekerjaan di film. Jadi sementara ya sambil jalan aja gitu. Kalau memang ada kasus atau apa gitu, kebetulan saya ada partner," ujarnya.
Saat ditanya mana yang lebih nyaman antara menjadi pengacara atau aktor, bintang film Teka Teki Tika itu memberikan jawaban yang menggelitik.
"Paling enak sih nggak kerja sih, di rumah aja, tapi duitnya banyak," pungkasnya sambil tertawa.
(ahs/pus)











































