Tengku Dewi membagikan kabar terbarunya di 2026. Kini, ibu dua anak tersebut mengaku, fokus bekerja keras demi menghidupi buah hatinya sebagai orang tua tunggal.
Tengku Dewi dengan tegas menyatakan, sudah move on. Ia mengaku, kini lebih realistis dalam menjalani hubungan usai perceraian, terutama soal komunikasi yang hanya sebatas keperluan anak-anak.
"Kalau move on-nya sih sudah sebenarnya, sudah move on. Sekarang sih komunikasi masih berjalan melalui Mbak pengasuh," ungkap Tengku Dewi saat diwawancarai di Studio Rumpi: No Secret TransTV, Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (27/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewi mengaku, membatasi ekspektasinya terhadap sang mantan suami. Ia tidak ingin, terlalu menuntut perihal pola asuh bersama co-parenting karena takut kembali menelan kekecewaan.
"Aku sudah di titik yang ya sudah, kalau misalnya memang sayang sama anak-anak, please tunjukin. Gak mau menuntut dan gimana-gimana, karena aku takut kayak aku berharap banget nih, aku kecewa," jelasnya.
"Ekspektasi-ekspektasi itu aku sudah 'udah deh' gitu lo, biar aku berdamai sama diri aku juga jangan terlalu banyak berharap," sambungnya.
Ketika disinggung mengenai kabar sang mantan suami, Andrew Andhika, yang sudah memiliki pasangan baru dan mulai mendalami spiritual, Tengku Dewi memberikan respons positif. Ia mengaku tidak merasa terganggu, melainkan turut senang jika ada sosok yang bisa membawa perubahan baik bagi ayah dari anak-anaknya tersebut.
"Mudah-mudahan dia ada yang ngasih tahu hal-hal yang baik. Apalagi mereka sekarang sudah aku dengar juga sudah ke arah spiritual kan," kata Dewi.
Meski sempat ada drama curhat di podcast yang viral belakangan ini, Tengku Dewi melihat ada sedikit perubahan positif dari sang mantan suami dalam memperlakukan anak-anak.
"Walaupun secara personal dia gak minta maaf, tapi dia lebih kayak sekarang lebih baik lah. Kayak kalau misalnya anak-anak mau dititip, boleh ya, karena kan aku harus kerja juga," tutupnya.
Tengku Dewi dan Andrew Andhika cerai pada 18 Desember 2024. Dari perceraian itu, keduanya dikaruniai dua orang anak.
(wes/wes)











































