Kepergian selebgram Lula Lahfah yang mendadak memang meninggalkan lubang besar di hati keluarga dan para sahabat.
Di balik duka yang menyelimuti TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, terselip sebuah cerita manis tentang bagaimana Lula Lahfah menghabiskan waktu bersama orang-orang tercintanya.
Ayah Lula Lahfah, M. Feroz, mengenang kembali momen hangat yang terjadi tepat seminggu sebelum putri tercintanya itu ditemukan meninggal dunia di apartemennya. Tanpa ada rencana sebelumnya, kekasih Reza Arap itu tiba-tiba mengumpulkan seluruh anggota keluarga untuk makan besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seminggu sebelum ini, Lula ada mengundang kita, saya juga gak ngerti. Dia mengajak makan kita di rumah. Dia mengundang kita untuk makan-makan," kenang Muhammad Feroz saat ditemui di TPU Rawa Terate, Cakung Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026).
Acara makan bersama itu berlangsung dengan penuh kehangatan. Ayahnya mengerti saat itu semuanya berjalan sangat normal, penuh tawa, dan suka cita, sebagaimana layaknya sebuah keluarga yang sedang berkumpul menikmati hidangan.
Saat ditanya oleh ayahnya mengenai alasan di balik jamuan makan yang tiba-tiba tersebut, jawaban Lula Lahfah tidak menunjukkan beban sedikit pun.
"Tanpa sebab, tanpa ada apa-apa. Tapi kita tanya, 'Ada apa ini?', dia jawab 'Gak ada apa-apa, pengen ganti suasana aja.' Udah, itu aja," tutur M. Feroz.
Alasan itu kini terasa sangat bermakna bagi keluarga. Sang ayah melihat, momen tersebut sebagai bukti betapa Lula Lahfah sangat memprioritaskan kebahagiaan orang tuanya.
Di mata sang ayah, Lula Lahfah dikenal sebagai anak yang sangat peduli. Baginya, momen makan bersama seminggu lalu adalah wujud nyata kasih sayang yang lebih memilih mengekspresikan cinta melalui tindakan daripada sekadar kata-kata.
"Lula itu anak yang baik, anak yang sangat peduli sama keluarga, peduli sama orang tua. Kelihatan alhamdulillah banyak yang sayang sama dia," pungkasnya.
(ahs/wes)











































