Fuji Berharap Kasus Penggelapan Dana oleh Eks Rekan Kerja Cepat Selesai

Fuji Berharap Kasus Penggelapan Dana oleh Eks Rekan Kerja Cepat Selesai

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Jumat, 23 Jan 2026 21:02 WIB
Fuji Berharap Kasus Penggelapan Dana oleh Eks Rekan Kerja Cepat Selesai
Fuji bersama orang tua dan pengacaranya di Polres Jakarta Selatan. Foto: Ahsan/detikhot
Jakarta -

Selebgram Fujianti Utami Putri atau yang akrab disapa Fuji, mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan guna menindaklanjuti laporan kasus dugaan penggelapan dana yang dilayangkan sejak 2025.

Kehadiran Fuji kali ini, didampingi oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin, serta kedua orang tuanya, Faisal dan Dewi Zuhriati.

Fuji serius mengawal kasus yang menyeret mantan rekan kerjanya tersebut. Sandy Arifin menjelaskan, kedatangan mereka adalah untuk menanyakan perkembangan terbaru dari penyidik terkait kelengkapan berkas dan saksi-saksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Sudah ada perkembangan lebih lanjut karena beberapa saksi sudah dilengkapi semua. Nah, kita hari ini ingin menanyakan kekurangan dari klien kami apa saja yang harus kita lengkapi, apakah bukti ataupun saksi," kata Sandy Arifin saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).

Di balik ketegaran yang ditunjukkan di depan kamera, Fuji, tak menampik kasus penggelapan dana ini telah memberikan dampak psikologis yang cukup mendalam baginya. Ia mengaku, sempat mengalami trauma hingga gangguan kecemasan akibat dikhianati oleh orang yang ia percaya.

"Itu lumayan ya kena psikis dan mental, agak PTSD ((Post-Traumatic Stress Disorder) atau Gangguan Stres Pascatrauma, dikit tapi ya udahlah. Perbanyak liburan aja. Sempat gak nyaman gitu kalau misalnya lagi ada di area-area dekat rumah, kayak gelisah gitu lo. Kayak panik, panic attack," curhat Fuji.

Trauma tersebut bahkan, sempat membuat Fuji merasa kesulitan untuk menaruh kepercayaan kepada orang baru. Ia merasa selalu curiga, terhadap niat tulus orang lain yang mendekatinya setelah peristiwa penipuan tersebut terungkap.

"Gue kayak jadi takut sendiri gitu karena aku ngerasa aku udah ditipu sama beberapa orang, jadi 'Ini ada yang tulus gak sih?' gitu," bebernya.

Fuji juga memberikan sentilan pada pihak terlapor. Menurutnya, hingga saat ini tidak ada itikad baik atau komunikasi dari pihak yang ia laporkan terkait pengembalian dana yang diduga digelapkan.

"Gak sih. Kayaknya sibuk main game Tetris kayaknya," sindir Fuji.

Kini, mantan kekasih Thariq Halilintar itu hanya berharap, agar proses hukum di Polres Metro Jakarta Selatan dapat berjalan cepat dan memberikan keadilan baginya. Ia ingin pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

"Pengen fokus keliling dunia sama pengen fokus ini kasus cepat selesai dan orangnya dapat hukuman korupsi yang lama," harapnya.

Fujianti Utami melaporkan satu orang staf admin media sosialnya atas dugaan penipuan dan penggelapan dana.

Dalam kasus ini, Fuji mengeklaim mengalami kerugian hingga mencapai Rp 1 miliar.




(ahs/wes)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads