Artis Paula Verhoeven tak bisa menyembunyikan rasa harunya kala terlibat langsung dalam pembangunan masjid di Melbourne, Australia. Baginya, keterlibatannya dalam program ini jadi jawaban atas niat lama yang disimpan sejak berhijrah.
Paula mengaku tergetar melihat langsung lahan wakaf yang kini sedang diperjuangkan Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV). Ia berharap impiannya bisa terwujud.
"Saya sudah lama ingin bangun masjid, alhamdulillah diajak Ustaz Fatih Karim, beliau menawarkan untuk membantu saudara muslim di Melbourne untuk memiliki tempat ibadah yang bagus seperti halnya kita di Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (19/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung yang akan dikembangkan menjadi pusat dakwah ini merupakan eks kantor polisi di Laverton, Melbourne. Paula merasa keterlibatan ini menjadi bagian dari perjalanan hijrahnya, terlebih langkah itu jadi amal jariyah.
Sejalan dengan itu, KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym menyebut ini sebagai kabar baik bagi siapa pun yang ingin beramal.
"Ini merupakan berita baik bagi siapa pun yang sedang mencari ladang amal. Kita semua pasti meninggal. Salah satu ciri mukmin yang cerdas adalah yang sudah mempersiapkan bekal ketika mati," ujarnya.
Aa Gym menegaskan kematian bukanlah akhir, tapi awal kehidupan baik bagi siapa saja yang punya amal jariyah.
"Semoga kita yang beramal di masjid ini bisa menjadi sarana kita berkumpul di surga. Semua jamaah yang berwudhu, membaca Al-Qur'an, salat, dan berdoa bisa menjadi amalan kita di yaumul akhir nanti," tuturnya.
Proyek wakaf ini digagas oleh IMCV sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan umat Islam Indonesia di Australia. IMCV sendiri berhasil memenangkan lelang gedung eks kantor polisi Laverton yang dikembangkan menjadi Dakwah & Empowerment Centre.
Dari total kebutuhan dana Rp 28 miliar, wakaf yang terkumpul baru mencapai Rp 14 miliar, dengan tenggat pelunasan hingga akhir Maret 2026. IMCV kini menggandeng Cinta Quran Foundation sebagai mitra strategis dalam penggalangan dana.
Fundraising Director Cinta Quran Foundation, Boby Kurniawan, menyebut kolaborasi ini sebagai bagian dari misi dakwah global yang selama ini mereka jalankan.
"Kami bersyukur telah didukung oleh banyak pihak, baik donatur maupun figur publik, untuk menyukseskan visi besar ini. Kami berperan sebagai penghubung bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengambil bagian dalam amal jariyah internasional ini," pungkasnya.
(mau/pus)











































