Ammar Zoni Masih Kecanduan, Dokter Kamelia Rutin Kirim Obat ke Rutan

Ammar Zoni Masih Kecanduan, Dokter Kamelia Rutin Kirim Obat ke Rutan

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Jumat, 16 Jan 2026 11:33 WIB
Ammar Zoni Masih Kecanduan, Dokter Kamelia Rutin Kirim Obat ke Rutan
Ammar Zoni Masih Kecanduan, Dokter Kamelia Rutin Kirim Obat ke Rutan. (Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom)
Jakarta -

Dokter Kamelia mengungkap kondisi kesehatan kekasihnya, Ammar Zoni, masih bergulat dengan ketergantungan narkoba. Kecanduan tersebut telah berdampak pada fungsi saraf otak sehingga memerlukan penanganan medis.

Sebagai tenaga medis, Kamelia memastikan Ammar Zoni tidak dibiarkan tanpa pengawasan. Saat ini, aktor berusia 32 tahun itu berada di bawah pemantauan langsung seorang psikiater dan harus mengonsumsi obat-obatan tertentu secara rutin.

"Kalau masalah obat, Ammar dalam pengawasan dokter psikiater teman saya. Jadi saya memang tiap seminggu sekali ngasih obat psikiater buat Bang Ammar. Sudah itu saja," kata Kamelia saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter Kamelia menjelaskan zat adiktif yang pernah masuk ke tubuh kekasihnya tak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memengaruhi sistem saraf pusat. Akibatnya keinginan untuk kembali menggunakan narkoba masih kerap muncul.

"Bang Ammar itu kecanduan, dia sakit yang perlu diobati karena ada zat-zat obat-obat itu yang mempengaruhi fungsi saraf otaknya. Jadi masih ada keinginan untuk memakainya," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Tak hanya kecanduan, tekanan psikologis akibat persoalan hukum yang berulang turut memperburuk kondisi mental Ammar Zoni.

"Secara manusiawi itu pasti akan ada stres, ada kekecewaan. Dokter ini memberikan suatu obat untuk penenang," ujar Kamelia.

Terkait legalitas pemberian obat, Kamelia menegaskan seluruh proses telah dilakukan sesuai prosedur. Ia menyebut konsultasi dengan psikiater dilakukan secara online dan telah mendapatkan izin resmi dari pihak rumah tahanan.

"Konsultasinya lewat video call dan saya sudah izin dengan Kepala KPR di Rutan. Karena di Rutan itu tidak ada rehabilitasi, tidak ada pengobatan ataupun pemulihan buat penyalahguna narkotika, sehingga diperlukanlah dari luar," pungkasnya.




(ahs/mau)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads