Sahur, Ardina Rasti Kangen Dipaksa
Sabtu, 15 Sep 2007 09:51 WIB
Jakarta - Bintang muda, Ardina Rasti menganggap sahur di bulan Ramadan adalah momen yang tak terlupakan. Apalagi ketika bangun sahur. Ia merindukan suara ibunya yang memaksanya bangun. "Kalau sama mama dibangunin sahurnya dipaksa," ujarnya saat ditemui di studio STIE Nusantara, Cawang, Jakarta Timur, Jumat(14/9/2007). Namun di awal puasa ini Rasti tak bisa merasakan itu karena sang ibu sedang berada di luar kota. Alhasil, sang pembantu rumah yang menggantikan peran ibu. Tentu saja rasanya berbeda, pembantu Rasti tak berani memaksa seperti sang ibu. Gadis kelahiran Jakarta 6 Januari 1986 tersebut mengaku puasa tahun 2007ini ia sempat 'absen' di hari pertama. Penyebabnya karena penyakit maag yang dideritanya. Untuk mengurangi dampak penyakit maag-nya, anak bungsu dari 2 bersaudaraitu punya trik khusus. Wanita yang tak mau menyerah pada sakitnya itu rajin minum minuman yang hangat ketika berbuka puasa. (fjr/fta)











































