Duka mendalam masih dirasakan Venna Melinda usai kepergian sang ayah, Jimmy Rekartono. Di balik keikhlasannya, ibunda Verrell Bramasta ini, menyimpan penyesalan mendalam.
Hal tersebut karena, tak sempat mewujudkan keinginan terakhir almarhum hingga momen-momen yang dianggapnya sebagai firasat.
Venna mengaku sempat mengalami syok hingga hari kelima usai meninggalnya sang ayah. Rasa syok itu, bercampur dengan penyesalan karena ada beberapa permintaan sang ayah yang belum sempat dipenuhi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku sih jujur ya, sampai hari keempat atau kelima aku tuh syok. Karena, aku ngerasa kayaknya banyak nih yang belum aku turutin permintaan papa. Kan dia pengin ke Jepang, akunya belum sempat," ungkap Venna Melinda dalam wawancara di Studio Rumpi: No Secret TTV pada Selasa (13/1/2026).
Penyesalan Venna makin terasa ketika mengingat pesan sang ayah di grup WhatsApp keluarga. Kala itu, almarhum sempat mengeluh merasa diabaikan oleh anak-anaknya. Venna yang saat itu mengira ayahnya sedang manja, kini menyadari hal tersebut adalah pertanda.
"Waktu itu dia sedih banget sih di WA grup, dia ngomong 'Kenapa sih kok pada nyuekin?'. Kita kan gak tahu umur berapa. Pokoknya kita menilai dia kok manja banget, ternyata tuh di situ ada tanda-tanda. Bahwa dia tuh pengin sama-sama anaknya terus," tutur Venna dengan nada sedih.
Venna juga menceritakan momen perayaan Tahun Baru yang menjadi firasat lain. Meski berada di tengah keramaian bersama keluarga, sang ayah justru terlihat kesepian dan banyak melamun.
"Terus waktu tahun baru katanya tanteku yang nemenin dia, dia tuh sepi, ngelamun, padahal di tengah keramaian," ujarnya.
Mantan Puteri Indonesia itu, kini menyadari bahwa momen-momen tersebut adalah isyarat bahwa waktu sang ayah tak lama lagi. Ia menyesal tidak meluangkan waktu lebih banyak di saat-saat terakhir ayahnya merasa sepi.
"Ya itu aja sih yang aku sesali, kenapa aku gak punya waktu lebih banyak buat nemenin dia di saat dia kesepian," pungkas Venna.
(wes/wes)











































