Surat Terbuka Manohara soal Sebutan Mantan Istri

Surat Terbuka Manohara soal Sebutan Mantan Istri

prih febriani - detikHot
Rabu, 07 Jan 2026 07:02 WIB
Surat Terbuka Manohara soal Sebutan Mantan Istri
Manohara Odelia Pinot dalam media sosial miliknya. Foto: Instagram @manodelia
Jakarta -

Manohara Odelia Pinot mengaku keberatan dengan penyebutan mantan istri setiap dalam pemberitaannya. Ia membuat surat terbuka yang diunggah ke media sosial.

"Selama bertahun-tahun, saya secara berulang kali disebut dalam artikel dan judul berita sebagai 'Mantan Istri [blank].' Saya menulis ini untuk dengan hormat menjelaskan bahwa deskripsi tersebut tidak akurat dan menyesatkan," buka Manohara dilihat detikcom, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan soal apa yang terjadi padanya bukanlah sesuatu yang hal yang disetujui olehnya. Ia juga menyebut itu bukanlah pernikahan yang sah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Apa yang terjadi selama masa remaja saya bukanlah hubungan romantis, bukan hubungan yang disetujui, dan bukan pernikahan yang sah. Tidak pernah ada hubungan yang saya inginkan, setujui, atau masuk ke dalamnya secara sukarela," sambungnya.

Ia mengatakan kala itu, dirinya masih di bawah umur dan dalam paksaan serta kebebasan yang memiliki keterbatasan.

"Saat itu, saya masih di bawah umur dan berada dalam situasi paksaan dan keterbatasan kebebasan, artinya saya tidak memiliki pilihan nyata atau kemampuan untuk memberikan persetujuan. Penggunaan istilah 'mantan istri' menyiratkan hubungan dan pernikahan yang sah, sukarela, dan dewasa. Implikasi tersebut salah. Hal ini mengubah situasi paksaan menjadi hubungan yang sah dan mendistorsi kenyataan yang terjadi," katanya.

Oleh karena itu, Manohara meminta kepada semua media agar gak menulisnya dengan kata-kata mantan istri seseorang.

"Saya meminta media Indonesia, editor, penulis, dan platform digital (termasuk Google dan Wikipedia) untuk menghentikan penggunaan label ini saat merujuk pada saya. Melanjutkan penggunaan artikel dengan penggambaran yang salah ini tidak hanya tidak akurat, tetapi juga merupakan jurnalisme yang tidak etis," jelasnya.

Seperti diketahui pada 2009, nama Manohara, sempat menjadi perbincangan usai ibundanya Daisy Fajarina, kala itu menyebut anaknya mendapatkan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dari Pangeran Kelantan, Malaysia yang kala itu disebut sebagai suaminya.

Kini, Manohara lebih aktif menjadi aktivis perlindungan satwa liar.




(wes/aay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads