Denny Sumargo Cek ke Jalan dan Seruan Para Artis Minta Massa Jangan Rusak Fasum

Denny Sumargo Cek ke Jalan dan Seruan Para Artis Minta Massa Jangan Rusak Fasum

Desi Puspasari - detikHot
Sabtu, 30 Agu 2025 19:04 WIB
Denny Sumargo saat ditemui di kawasan Jakarta.
Denny Sumargo saat ditemui di kawasan Jakarta. Foto: Ahsan/detikhot.
Jakarta -

Aktor Denny Sumargo langsung ke jalan mengecek kondisi di jalan yang porak-poranda usai demo pada 29 Agustus 2025 di beberapa titik. Rusaknya fasilitas umum (fasum) juga disayangkan.

Selain Denny Sumargo, deretan selebritas menyerukan setop rusak fasilitas umum. Demo dan turun ke jalan fokus untuk menyuarakan keresahan sebagai rakyat terhadap pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini terpantau jalanan di arah Slipi kosong sekali, gila kok gue jadi serem ya. Tadi habis dari Pecenongan, Sudirman, Semanggi ada mobil hancur sekali posisinya," cerita Denny Sumargo melalui Instagram Story pribadinya, Sabtu (30/8/2025) dini hari.

ADVERTISEMENT

Denny Sumargo mengapresiasi semangat massa meluapkan suara, mulai dari kemarahan terhadap sikap anggota DPR RI hingga kematian Affan Kurniawan, ojol yang dilindas rantis Brimob.

"Buat kalian semua, semangat kalian luar biasa, kalian demo sampai jam segini, jaga diri baik-baik, jaga keselamatan, ingat di rumah ada keluarga, saudara, anak orang tua yang nunggu kalian pulang dan jangan rusak fasilitas umum yang nantinya jadi anarkis," pesan Denny Sumargo.

"Jangan terprovokasi, jangan ditunggangi, sehingga upaya demo ini bisa berjalan dengan lurus, tujuan utamanya harus diingat, sehingga tepat sasaran. Jaga keselamatan," tukasnya.

Melanie Subono

Melanie Subono juga menyuarakan untuk tetap menjaga cara bersuara. Melanie Subono mengingatkan sebagai rakyat jangan sampai disamakan dengan oknum yang suka merampas hak orang lain.

"Teman-teman tersayang yang lagi ada di jalan memperjuangkan hal, gue mohon jangan menjarah sesama rakyat dan jangan rasis sesama rakyat ya. Itu yang membedakan kita dengan anu, dan supaya gak ada yang bisa disalahkan ke kalian. #rakyattiri bukan penindas atau perampok," pesan Melanie Subono.

Melanie Subono memahami kemarahan rakyat Indonesia. Akan tetapi, jangan sampai marah itu mendekatkan kita kepada masalah.

"Plis #rakyattiri, gue tau kita marah, tapi tunjukkan juga kita gak kayak orang yang merusak, merampas dan lain-lain. Itu bedanya kita. Jangan sampai habis ini malah semua kena masalah dan akhirnya kalian tambah kesulitan #jagadiri #jagakawan, jangan terprovokasi," tuturnya.

"Gue tahu gak mudah dikondisi lapar haus marah dan lain-lain, tapi kalau bisa karena kalian beda dari perampok dan penindas itu. Kalau penyusup yang bergerak, jauhin, gak usah ikut-ikutan. Gue sayang kalian," seru Melanie Subono.

Ryan Nus

Influencer yang juga driver ojol, Ryan Nus, menyerukan melalui media sosialnya untuk fokus pada tujuan utama bersuara. Jangan lagi menjarah barang yang bukan milik sendiri.

"Tolong teman-teman, ingat substansinya. Jangan ambil hal yang bukan punya kita. Apa bedanya kalian sama penjahat berdasi kalau kalian begini," ungkap Ryan Nus.

"Reminder guys barangkali lupa kalau kita ini juga pengguna fasum. Kalau fasum rusak yang susah ujung-ujungnya juga kita," pesannya.

Ryan Nus mengingatkan pada teman-teman ojol lainnya jangan sampai terprovokasi hingga melakukan hal-hal yang merugikan sesama rakyat. Rakyat harus jalan berdampingan.

"Tolong jangan mau diprovokasi. Kita masyarakat hidupnya saling berdampingan. 2 sektor lumpuh semua kena imbasnya. Semoga Indonesia bisa lekas pulih," ucapnya.

"Sesama masyarakat jangan saling provokasi, ingat aja substansinya. Tujuan utama demo ini apa. Bukan karena oknum kemarin artinya semua yang berhubungan sama oknum itu juga dihancurin dong," tutupnya.

Gandhi Fernando

Gandhi Fernando juga meminta agar tidak ada lagi aksi merusak fasilitas umum (fasum). Dia minta para pendemo gak ada lagi yang merusak transportasi umum.

"Setop rusak fasilitas umum, setop. Jembatan dibikinnya pakai uang rakyat guys, uang lo juga, digunakan buat rakyat, kok malah bakar-bakar fasilitas umum," kata Gandhi Fernando dalam akun Instagram pribadinya.

Aktor kelahiran 8 Februari 1990 itu menegaskan aksi bakar-bakar fasilitas umum justru mendatangkan keuntungan untuk oknum-oknum yang suka mengambil hak rakyat.

"Gak menjarah rumah atau bisnis orang bukan setop unjuk rasa. Demo silahkan, tapi tolong fokus sama tujuannya apa. Fasilitas sama transportasi umum dibuat untuk rakyat dengan uang rakyat. DPR mah mana ada yang pakai transum, mereka mah pakai mobil pribadi atau mobil dinas," ungkapnya.

"Banyak yang bilang biarin aja dari pada uangnya dikorupsi. Gemes gue, nanti selesai demo yang ngebangun pemerintah lagi, proyek lagi buat mereka, anggaran baru lagi, dan bisa dikorupsi lagi," tegas Gandhi Fernando.




(pus/aay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads