Kisah Akhir Harry Potter Bocor di Internet
Jumat, 22 Jun 2007 14:13 WIB
London - Misteri yang mengelilingi akhir dari petualangan fiksi remaja penyihir Inggris, Harry Potter bisa jadi akan berakhir. Seorang hacker mengirimkan postingan yang diklaimnya sebagai detil kunci buku fiksi itu.Hacker yang menamakan diri sebagai 'Gabriel' itu menyatakan bahwa dia telah mengambil kopi digital dari buku ketujuh dan terakhir ciptaan J.K Rowling itu. Ia mengaku membobol komputer di Bloomsburry Publishing, Plc di London, penerbit Harry Potter.Sejak beberapa bulan terakhir, dipicu oleh buku terakhir Harry Potter yang akan diluncurkan 21 Juli mendatang, banyak pecinta Harry Potter berdebat apakah Rowling akan membunuh karakter Harry ataukah salah satu teman baiknya, Ron Weasley dan Hermione Granger dalam buku terakhir itu. Gabriel telah mengirimkan informasi mengenai hal ini di situs InSecure.org, yang jika benar akan menjawab pertanyaan itu."Kami memberikan informasi ini untuk membuat pembacaan buku Harry Potter mendatang tidak berguna dan membosankan," kata Gabriel dalam kirimannya itu seperti dikutip dari Reuters, Jumat (22/6/2007).Penerbit Harry Potter telah menyimpan dengan amat ketat akhir Harry Potter demi uang milliaran dolar yang dihasilkan dari hiburan yang menakjubkan ini. Juru bicara dari Bloomsbury juga telah menolak berkomentar mengenai klaim dari hacker tersebut.David Perry, juru bicara dari perusahaan keamanan komputer Trend Micro mengatakan bahwa kemungkinan besar klaim dari Gabriel itu adalah omong kosong. "Hal seperti ini selalu terjadi pada setiap penerbitan Harry Potter," lanjutnya. "Banyak sekali informasi palsu beredar di dunia hacker," imbuhnya lagi.Namun jika informasi itu benar, hal ini bisa menjadi masalah bagi Bloomsburry. Buku Harry Potter telah menjadi best seller global dengan penjualan sekitar 320 juta kopi di seluruh dunia. Sambutan untuk seri terakhirnya yang berjudul 'Deathly Hollows' pun sangat tinggi. (dwn/eny)











































