Dewi Yull Ngutang, Ray Sahetapy Bantah Terlibat
Selasa, 17 Apr 2007 16:18 WIB
Jakarta - Berita mengejutkan datang dari penyanyi Dewi Yull. PT Balai Pustaka melayangkan tuduhan penggelapan uang senilai Rp 1 miliar kepada Dewi.Kabarnya uang tersebut sempat dipakai Dewi untuk membiayai pencalonan mantan suaminya, Ray Sahetapy di badan legislatif. Ray yang dikonfirmasi membantah hal tersebut.Menurut Ray, kabar tersebut hanyalah rumor yang dibuat-buat. Namun ketika ditanya lebih lanjut soal perkara uang, Ray memilih tutup mulut."Ah nggak bener berita itu. Saya baru tahu berita itu dari wartawan. Coba kamu tanya sama Dewi. Dia kan owner, bosnya perusahaan itu. Saya ngga tahu permasalahan," ujar Ray ditemui detikhot dijumpai di Sahid Resident, Hotel Sahid, Jl. Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2007)."Wah nggak bener kalau uang itu habis buat pencalonan saya di legislatif. Seharusnya masalah ini kan bisa dibicarakan secara damai. Bukan seperti ini, kalau itu pakai akal sehat," tambah Ray.Gusti Randa, kuasa hukum PT Balai Pustaka ketika dihubungi menuturkan bahwa Dewi telah lama berhutang namun hingga kini belum dilunasi. Menurut Gusti uang tersebut dipinjam pada tahun 2005 untuk membiayai rumah produksi Dewi Giz Production yang akan membuat sinetron 'Johan dan Jamin'.Sementara menurut Ray, produksi sinetron tersebut sudah kelar sejak tahun 2002. Rencananya, besok Rabu (18/4) pihak PT Balai Pustaka akan melaporkan Dewi ke polisi atas tuduhan penggelapan uang yang kini berjumlah Rp 1 miliar. (yla/yla)











































