Tommy Soeharto: Bertemu Anak atau Lapor Polisi?
Kamis, 22 Mar 2007 13:44 WIB
Jakarta - Segala upaya telah coba dilakukan Tommy Soeharto untuk bertemu buah hatinya, Dharma dan Radhyana. Aksi tegas pun terpaksa diambil putra bungsu mantan presiden RI itu.Jalur hukum adalah pilihan Tommy. Jika dalam jangka waktu 1 minggu, Tommy tak juga bertemu dengan kedua anaknya, ia terpaksa melaporkan mantan istrinya, Ardhia Pramesti Regita Cahyani alias Tata ke polisi."Kalau memang berniat mempertemukan Tommy dengan anak-anaknya ya pertemukan. Batas waktunya 1 minggu dari sekarang. Kalau tidak kami akan melaporkan ke polisi," ujar pengacara Tommy, Hj. Salim ketika ditemui detikhot di Jl Kwitang 1 H No 6, Pasar Senin, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2007).Sebelumnya Tata bersikeras bahwa ia tak pernah menghalangi mantan suaminya untuk bertemu Dharma dan Radhyana. Namun rupanya segala upaya Tommy tak juga berujung pada pertemuannya dengan anak-anak.Kesal. Tentu saja Tommy merasa dipermainkan. Ia tak bisa menemui anak-anaknya yang kini tinggal dan bersekolah di Singapura sementara Tata selalu tinggal berpindah-pindah.Keberadaan Tata tak bisa dipastikan dengan benar. Sementara itu ia pergi tinggal di luar negeri tanpa sepengetahuan Tommy. Walaupun hak asuh jatuh ke tangan Tata, namun Tommy juga berhak tahu.Selain membawa kabur kedua anaknya, uang Rp 100 miliar kabarnya juga dilarikan Tata. Tapi Tata menolak membawa kabur uang tersebut karena Tommy dianggapnya tak punya bukti kuat."Tata bawa uang Rp 100 miliar dan perhiasan. Kalau suami istri itu jarang ada bukti tertulis. Kalau memang Tata berani, dia harus berani bersumpah," tandas Salim.Kisruh Tata dan Tommy Soeharto belum berakhir. Kita tunggu saja kelanjutannya! (yla/yla)











































