Kasus Kematian Alda Akan Hantui SBY
Rabu, 31 Jan 2007 17:11 WIB
Jakarta - Setelah 40 hari, sepertinya arwah Alda belum juga tenang. Penyidikkannya tak juga mencapai titik terang bahkan menjadi semakin tertutup.Mengimbangi penyidikkan polisi, keluarga Alda yang dipimpin sang paman, Faizal Riza membentuk Tim Pencari Fakta. Hasilnya telah dibundel dalam berkas bersampul hijau berjudul "Laporan TPF, Faisal Riza Rahmat -- Keponakanku Dibunuh- Di Balik Rencana Panjang Pembunuhan Alda Risma". Dalam jumpa pers di Hotel Grand Kemang, Rabu (31/1/2007) Faizal mengaku telah menyerahkan laporan tersebut dan diterima oleh Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Carlo Tewu.Tak hanya bundel TPF yang beredar, tapi juga keluarga Alda telah menyiapkan surat protes soal kekecewaan dan ketidakpercayaan keluarga Alda terhadap tim penyidik dari polisi. Kekecewaan tersebut bukan tanpa sebab, hampir sebulan Ferry tertangkap tak ada temuan baru yang berarti dari kasus ini. Ditambah lagi, keluarga kecewa karena tak diberitahu soal rekonstruksi yang digelar Sabtu (27/1/2007) lalu. "Kami tidak puas dan tidak percaya akan intitusi kepolisian. Saya sudah bikin surat untuk Presiden RI, tembusan kepada Kapolri, Green Cross International, ketua DPR, lembaga HAM dunia, dan lembaga tinggi negara," beber Faisal.Soal apa isi surat dan apa isi temuan TPF bentukan keluarga, Faizal enggan merinci. "Kalau saya beberkan hasil temuan TPF itu artinya saya arogan," elaknya.Surat protes tersebut tak akan dikirim keluarga Alda melalui pos ataupun kurir. Faizal mengaku ia sendiri yang akan menyerahkan langsung ke tangan Presiden SBY. Kapan waktunya, masih tanda tanya. (fta/dit)











































