Paris Hilton Tuntut Penyebar Video Syur-nya
Rabu, 31 Jan 2007 07:30 WIB
Los Angeles - Beberapa waktu lalu kehidupan Paris Hilton terusik lagi. Di sebuah situs, siapapun bisa melihat berbagai video syur pribadi Paris dengan membayar sejumlah uang. Celakanya, video itu kemudian kembali disebarluaskan oknum dan menjadi konsumsi publik.Jika mulanya cuek, kini bintang 'House of Wax' itu gerah juga. Dikutip detikhot dari Contact Music, Rabu (31/1/2007), Paris melayangkan gugatan terhadap pemilik situs parisexposed.com."Saya sangat terkejut melihat orang mengeksploitasi barang-barang pribadi aku dan kakakku untuk menarik keuntungan komersial," tulis paris dalam pernyataannya untuk pengadilan Los Angeles.Mantan kekasih Nick Carter itu menuntut penutupan situs parisexposed.com. Tuntutannya itu diajukan atas dasar pelanggaran privacy, dan pengeksposian dirinya dan Nicky terhadap orang-orang yang dapat mencuri identitasnya, melecehkan, bahkan mengancamnya.Bagaimana awal mula kericuhan ini terjadi? Paris tak membayar ongkos sewa locker senilai US$ 208. Padahal, di dalamnya terdapat buku harian, 250 kaset video, dan ribuan foto syur Paris dan teman-temannya. Paris tak bayar, barang-barang miliknya di dalam locker dijual pemilik penyewaan locker. Diduga dijual pada Nabil dan Nabila Haniss seharga US$ 2.775. Mereka kemudian kembali menjual itu pada Bardia Persa dengan harga US$ 10 juta! Nah, Bardia-lah yang kemudian membuat situs parisexposed.com dan memungut bayaran bagi siapapun yang ingin melihat barang-barang pribadi Paris itu, termasuk video dan foto syur. (dit/dit)











































