Anak Diteror
Roy Marten Merasa Gagal Jadi Ayah
Kamis, 18 Jan 2007 19:50 WIB
Jakarta - Kasus Gading Marten yang tengah direpotkan teror SMS mau tidak mau membuat prihatin sang ayah, Roy Marten. Sampai-sampai aktor senior ini merasa gagal menjadi ayah. Berbicara mengenai kasus anaknya, Roy tak bisa menahan harunya. Ia merasa sedih karena tak bisa memberi contoh yang baik. "Kalau boleh jujur saya merasa gagal sebagai ayah yang baik, saya bukan contoh yang baik. Memang saya sangat terbuka dengan mereka, banyak hal yang dibicarakan dengan mereka sebagai sahabat," tutur Roy sambil berkaca-kaca, saat ditemui detikhot di jumpa pers film 'Mengejar Mas-mas' di Pisa Cafe Jl Mahakam, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2007).Teror SMS untuk Gading memang cukup mengejutkan. Ancaman dibunuh terus datang, alhasil Gading pun melaporkan teror ini ke polisi. Roy sebagai ayah pun juga dipanggil sebagai saksi. "Besok dipanggil ke Polda sama Gading sebagai saksi," tandasnya. Kabar teror ini muncul karena Gading menghamili seorang gadis ditanggapi Roy dengan sangat serius. Kalau memang benar, ia meminta gadis atau orang yang tahu masalah ini untuk muncul. "kalau betul, kok orangnya nggak muncul. Dalam keluarga saya cuma satu hal, berani berbuat berani bertanggung jawab. Keluarga kami bukan keturunan penakut," tandasnya. (erk/erk)











































