\'Disekap\' Tamara
Rassya Takut Bertemu Rafly
Kamis, 31 Agu 2006 18:46 WIB
Jakarta - Meski berhasil membawa Rassya kembali dalam pelukannya, Rafly merasakan sikap anaknya itu tidak semanis dulu. Pria yang masih menyandang suami Tamara itu berharap hubungan keduanya bisa kembali.Sejak Rabu (30/8/2006) kemarin, berdasarkan kesepakatan dengan Tamara, Rafly berhasil membawa pulang Rassya ke Kemang. Berdasarkan pengakuan Rafly, puteranya itu masih merasakan kekhawatiran dekat dengannya.Apa saja kekhawatiran tersebut, Rafly enggan menyebutkannya. Dia hanya memberi contoh kecil. Misalnya ketika Rafly mengantar sekolah, Rassya mengungkapkan kekhawatirannya akan penolakn sekolah pada ayahnya. Namun ketika dijelaskan bahwa dirinya sudah mendapat izin, Rassya sedikit lega."Tidak bisa drastis. Tapi intinya, Rassya tetap sayang sama saya dan dia mengerti apa yang saya lakukan demi kebaikan Rassya dan kebaikan saya," ujar Rafly.Rafly juga menceritakan sedikit kebahagiaan Rassya bisa kembali berkumpul bersamanya. Hal pertama yang diminta Rassya adalah bertemu dengan sepupu-sepupunya. Alasan itu juga yang membuat Rafly memutuskan pindah ke kediaman ibunya di Jl. Tirtayasa, Jakarta Selatan, setelah diminta Tamara keluar dari rumah mereka di Kemang. "Itu juga atas permintaan Rassya," ungkap Rafly.Ke depannya, Rafly berharap hubungannya dengan Rassya bisa kembali seperti dulu saat mereka masih berkumpul. "Saya berharap kebiasaan Rassya dan saya dulu kembali. Saya ingin mengembalikan delapan bulan yang hilang," ujar Rafly yang ingin membawa Rassya liburan ke Australia Oktober mendatang. (ana/)











































