Istri Rizal Djibran, Sarah melaporkan suaminya ke Polda Metro Jaya usia diduga melakukan tindakan KDRT dan penyimpangan seksual.
Selain itu, Sarah juga mengaku telah digugat cerai dan diusir oleh Rizal Djibran sejak November tahun lalu.
"Saya diusir dari rumah, sampai sekarang pun nggak ada komunikasi sama sekali," kata Sarah saat ditemui di kawasan Transmedia, Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2023).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini, keduanya belum pernah berkomunikasi lagi walaupun Sarah menyebut suaminya beberapa mencoba menghubunginya.
"Sebenernya dia mencoba komunikasi sama saya, tapi saya takut," ujar Sarah.
Sarah mengaku mengalami kekerasan verbal, fisik, hingga seksual yang membuatnya trauma.
"Selain verbal dan fisik, ada kekerasan yang tidak bisa dijelaskan karena terlalu sensitif yang membuat mental saya kena," tutur Sarah
Dampaknya adalah kini ia merasa takut jika keluar seorang diri. Oleh karena itu, Sarah terus didampingi oleh kuasa hukumnya, Tris Harijanto.
"Agak takut kalau keluar sendiri," ujar Sarah.
Sarah juga mengaku bersyukur dapat berpisah dari suami yang melakukan tindak KDRT dan penyimpangan seksual.
"Klien saya juga berpikir mungkin ini jalan yang terbaik. Dia juga bersyukur bisa berpisah (dengan Rizal Djibran)" ujar Tris Harijanto.
Kemudian, Tris Harijanto menjelaskan perkembangan dari sidang cerai yang dalam waktu dekat segera selesai.
"Kalau untuk proses gugatan talak si R ini sudah masuk ke pokok perkara, dari awal kan mediasi gagal, dan akhirnya dead lock, kemarin itu udah di agenda pembuktian dan saksi-saksi, minggu depan sudah masuk ke kesimpulan," jelas Tris Harijanto.
Mengenai tindak KDRT dan penyimpangan seksual, hal tersebut sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya dan berharap mendapatkan efek keras atas perilaku-perilakunya.
"Tentunya, apa yang jadi perlakuan-perlakuan pihak sama, harus dipertanggungjawabkan di depan hukum," ucap Tris Harijanto.
(ahs/wes)