Pembelaan Muel Usai Dituding Aniaya Aspri Hotman Paris

ADVERTISEMENT

Pembelaan Muel Usai Dituding Aniaya Aspri Hotman Paris

Mauludi Rismoyo - detikHot
Selasa, 24 Jan 2023 14:38 WIB
Jakarta -

Asisten pribadi (aspri) Hotman Paris, Intan Nallendra, mengaku dianiaya Muel di sebuah kelab malam. Kini Muel memberikan pembelaan terkait hal tersebut.

Kepada detikcom, Muel menceritakan kejadian tudingan penganiayaan justru bermula dari Intan Nallendra. Aspri Hotman Paris itu disebut telah memutarbalikkan fakta.

Muel mengaku saat sedang asyik menonton Bunda Corla di kelab malam, tiba-tiba Intan Nallendra datang ke tempat duduknya. Ia lalu dimaki dan diludahi oleh Intan.

"180 derajat faktanya beda. Jadi kejadian dari kelab ada teman-teman ramean nonton Bunda Corla, kita patungan semua. Terus datang Intan ke sofa kita, nggak ada yang undang dia. Dia diri di situ terus datangi aku. Aku lagi posisi berdiri terus dia bilang, 'Apa lo lihat-lihat, ada masalah apa lo sama gue?' Setelah itu aku senyam-senyum saja," ujarnya.

"Teman aku nanya, ada masalah apa ini, jangan ribut-ribut Muel lagi happy, sambil melerai perdebatan saya dan Intan. Lalu si Intan bilang gini, jangan ikut campur lo. Pertama Intan ludahin teman aku, terus aku," lanjutnya.

Setelah itu, Muel melakukan tindakan pembelaan diri. Ia dan Intan Nallendra sampai dipisahkan petugas dan orang-orang yang berada di kelab malam.

"Aku membela diri dong karena aku diludahin, terus aku reflek aku jambak dia, terus dipisahin tuh. Intan diminta keluar dari sofa aku. Tapi Intan ngotot ke sofa aku lagi dan ngeludahin aku lagi. Terus Intan datang lagi ke sofa aku dengan mau menghajar, menarik rambut aku, tapi aku tangkis," tuturnya.

Muel menegaskan tak pernah menganiaya Intan Nallendra. Ia pun begitu terkejut saat dilaporkan ke polisi.

"Bisa dibuktikan di CCTV kelabnya (soal menganiaya). Aku lihat CCTV, jangan putar balikkan fakta ya," katanya.

Muel menekankan tak mungkin memperlakukan kasar Intan Nallendra kalau tak ada yang memulai. Justru dirinya korban dari asisten Hotman Paris tersebut.

"Yang korban itu aku. Nggak mungkin aku hajar cewek duluan. Aku balas ludah dia dengan menjambak rambut dia, karena saya membela diri di mana harga diri saya diludahin di depan umum banyak orang. Saya nggak nonjok dan hajar, gila dia," pungkasnya.

(mau/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT