Pelapor Nindy Ayunda Kembali Diperiksa, Pertanyakan Mengapa Kasusnya Putar-putar

ADVERTISEMENT

Pelapor Nindy Ayunda Kembali Diperiksa, Pertanyakan Mengapa Kasusnya Putar-putar

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Jumat, 11 Nov 2022 15:48 WIB
fahmi bachmid
Istri eks Sopir Nindy Kembali Diperiksa, Pertanyakan Mengapa Kasusnya Putar-putar. (Foto: dok pribadi)
Jakarta -

Kasus perampasan kemerdekaan yang dilaporkan Sulaeman kepada eks majikannya, Nindy Ayunda, masih bergulir di Polres Metro Jakarta Selatan. Kasus yang berumur lebih dari satu tahun itu terkesan berlarut, hingga pada hari ini pelapor masih diminta keterangannya. Salah satunya adalah dari saksi yakni istri Leman, Rini.

"Kehadiran hari ini membawa saksi pelapor Ibu Rini yang selama ini dan sudah kita ceritakan bahwa sampai saat ini hampir dua tahun mencari keadilan untuk suaminya yang pernah disekap, dirampas kemerdekaannya tahun 2021. Laporannya sampai detik ini berputar-putar tidak tahu seperti apa. Semoga saja ada kepastian hukum terhadap para pencari keadilan," kata Fahmi Bachmid di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2022).

Fahmi juga mengatakan kasus ini seharusnya tak boleh berlarut. Laporan Leman, kata Fahmi, berdasarkan perampasan kemerdekaan, meski dikasih makan sekalipun.

"Kasus yang demikian mudah ini kenapa bisa menjadi seperti ini. Ini kasus perampasan kemerdekaan seseorang tidak boleh pulang lebih dari satu hari, itu sudah dirampas kemerdekaannya, walaupun diberi makan. Itu berdasarkan keputusan yurisprudensi dan seterusnya," bebernya.

Tak cuma Rini, Fahmi juga membawa saksi kunci yang saat ini masih dirahasiakan. Saksi kunci itu mengetahui dugaan penyekapan kepada Leman yang tak boleh ke mana-mana saat penyekapan.

"Bagaimana kejadiannya, nanti saya akan bawa Rini dan juga ada saksi, saya tidak perlu sebutkan namanya, karena dia saksi kunci. Karena dialah yang disuruh untuk menentukan penyekapan untuk menjaga Sulaeman agar tidak bisa ke mana-mana. Jadi Rini ini adalah istri dari korban namanya Sulaeman. Ia merasa pada tahun 2021 itu suaminya tidak boleh pulang, hampir satu bulan," bebernya.

Fahmi juga menegaskan saat kliennya disekap, Leman sempat dipukul hingga kepalanya dimasukkan ke dalam kantung hitam. Bahkan Leman sempat dibawakan ke suatu tempat dalam keadaan disekap.

"Dan banyak fakta-fakta yang sudah disampaikan sama Sulaeman pada proses pemeriksaan di mana dia sempat dipukul, dimasukin tutupan kepala hitam, dan dibawa putar ke suatu tempat, dan semuanya sudah disampaikan oleh Sulaeman," tambah Fahmi.

Di sisi lain, istri Leman, Rini Diana, mengatakan saat ini masih berjuang untuk ke adalah suaminya.

"Saya cuman ingin mencari keadilan saja, karena hampir dua tahun prosesnya muter saja nggak ada kepastian untuk suami saya. Siapa yang harus ditetapkan, siapa yang harus jadi tersangka, siapa yang harus diininin, makanya saya bingung kenapa harus diputar-putar. Padahal kan semuanya sudah jelas," kata Rini dalam kesempatan yang sama.

Simak juga 'Kekecewaan Eks Sopir Nindy Ayunda Kasus Dugaan Penyekapan Berlarut-larut':

[Gambas:Video 20detik]



(fbr/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT