Nurul Arifin Tak Ragu Ngobrol Seks dengan Anak
Sabtu, 15 Jul 2006 17:06 WIB
Jakarta - Bagi banyak keluarga, berbincang-bincang soal seks dengan anak adalah hal yang tabu. Tapi bagi keluarga selebritis Nurul Arifin-Mayong Suryalaksono, bicara soal seks malah wajib dilakukan dengan harapan tak ada penyimpangan seksual yang akan dilakukan anak-anak mereka. Banyak orang tua mengkhawatirkan TV sebagai media bagi anak-anak untuk menyaksikan hal-hal berkaitan dengan pornografi. Karena itu, tak sedikit yang membatasi anak-anak menonton TV. "Kami tidak demikian. Anak tertua kami, Maura, sudah bisa membatasi diri sendiri tanpa kami batasi terlebih dahulu," kata Nurul Arifin pada acara talkshow mengenai pencegahan pornografi terhadap anak-anak di hotel Gran Melia, Jakarta, Sabtu (15/7/2006). Selain karena faktor agama yang telah melekat kuat, keterbukaan komunikasi di dalam keluarganya mendorong pada pendidikan seks yang relatif baik. "Pernah suatu kali anak saya yang lelaki, Melkior, alat vitalnya berdiri gara-gara melihat adegan bikini di TV. Saya tidak langsung memarahi," kata perempuan berkacamata minus ini. Dengan demikian, orang tua dapat menjadi tempat bertanya perihal seks, dan bukan kepada temannya. Dari situ Nurul menyimpulkan bahwa pendidikan seks dapat dilakukan lewat komunikasi terbuka dan bukannya menutupi dengan perangkat tabu. (ine/)











































