Media Italia Perlihatkan Foto Puteri Diana Sekarat
Jumat, 14 Jul 2006 15:39 WIB
London - Sejak kecelakaan yang menyebabkan Puteri Diana meninggal dunia 31 Agustus 1997 lalu, tak satu pun media memasang fotonya ketika sedang sekarat. Tapi, 7 minggu menjelang perayaan 9 tahun kematiannya, dua media Italia memuat foto tersebut.Kedua media itu adalah majalah Chi dan harian Corriere della Sera. Mereka memperlihatkan foto hitam putih Diana ketika dia terbaring setelah kecelakaan yang dasyat, saat Diana dipasangkan masker oksigen, juga foto ketika dokter mengotopsi jenazahnya yang memperlihatkan detil luka yang dialaminya. Karuan foto-foto tersebut membuat kaget rakyat Inggris. Secara tidak tertulis, seluruh media juga tidak diperkenankan memuat foto tersebut. Perbuatan kedua media Italia itu dianggap perbuatan tak tahu malu!Hal ini dikatakan mantan sekretaris mendiang ibu dua anak tersebut, Patrick Jephson. "Saya mual dan sangat sedih," katanya dilansir The Sun, Jumat ( 14/7/2006). Hal senada juga diutarakan bekas bodyguard Pangeran William dan Harry, Ken Wharfe. "Saya ikut merasa sedih untuk Pangeran Harry dan William. Kami berharap foto kecelakaan tersebut tidak dipublikasikan oleh editor media mana pun di dunia," sesalnya.Tudingan pun keluar dari mulut ayah Dodi Al Fayed, Mohammed Fayed. Menurutnya, hanya karena uang mereka rela melakukan publikasi yang sangat menghina. Sementara, pihak keluarga Kerajaan Inggris menolak untuk memberi komentar.Dengan banyak kecaman pada kedua media Italia itu, editor majalah Chi Umberto Bridani membela diri. "Saya mempublikasikan foto-foto tersebut dengan alasan yang sangat mudah, belum ada yang pernah melihat foto-foto tersebut." (ana/)











































