Soal Janji Pra Nikah
Jennifer Aniston-Vince Vaughn Nggak Akur
Rabu, 12 Jul 2006 12:37 WIB
Jakarta - Jelang hari pernikahan, pasangan Jennifer Aniston-Vince Vaughn beda pendapat soal perjanjian pra nikah. Aniston mantap melenggang ke pelaminan tanpa perjanjian tersebut, sementara Vaughn keukeuh ingin ada kesepakatan sebelum nikah. Nah lho!Secara eksklusif pada Life & Style Weekly seorang teman dekat Aniston mengungkapkan bintang 'Along Came Polly' itu berjuang mempertahankan pendapatnya yang tidak ingin ada perjanjian pra nikah. "Kalau kita saling mencintai dan percaya, kenapa kita perlu?," katanya pada si teman.Perjanjian pra nikah umumnya dibuat oleh sejumlah pasangan untuk melindungi kekayaan pribadi masing-masing. Jika sesuatu terjadi pada pernikahan, perceraian misalnya, dengan adanya perjanjian tersebut, kekayaan pribadi tidak akan dibagi pada mantan pasangan. Yang dibagi untuk bersama, hanyalah harta yang didapat setelah menikah."Jen mengibaratkan merencanakan sesuatu untuk perceraian bahkan sebelum pernikahan terjadi, sama saja seperti ciuman kematian," tambah si teman seperti dilansir Nationaledger, Rabu (12/7/2006).Kala menikah dengan Pitt dulu, Aniston melenggang ke pelaminan tanpa perjanjian pra nikah. Saat perceraian terjadi, keduanya bisa membuat kesepakatan soal harta bersama tanpa adu argumentasi berarti. Kabarnya, pengalamannya terdahulu itulah yang membuatnya keukeuh enggan membuat perjanjian pra nikah.Sementara itu dalam tulisannya, Life & Style juga melaporkan soal kekayaan pribadi Aniston yang saat ini setidaknya berjumlah US$ 120 juta. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah hingga US$ 8 juta dengan diputar ulangnya serial 'Friends'.Sedangkan Vaughn yang ketenarannya di Hollywood belum seperti Aniston, dipercaya tak memiliki uang sebesar kekasihnya. Namun perlahan tapi pasti, berkat hubungan asmaranya yang selalu hangat dibicarakan itu, honornya di Hollywood meningkat. Saat ini untuk main di sebuah film ia dibayar US$ 20 juta. Dari film 'The Break-Up' yang dibintanginya bersama Aniston, ia menerima uang hingga US$ 12 juta. (eny/)











































