JPU Desak Hakim Tolak Nota Pembelaan Medina Zein

ADVERTISEMENT

JPU Desak Hakim Tolak Nota Pembelaan Medina Zein

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Senin, 26 Sep 2022 15:35 WIB
Medina Zein menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Medina Zein (Foto: Ahsan/detikHOT)
Jakarta -

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kembali menggelar sidang lanjutan dengan terdakwa Medina Zein atas kasus pengancaman dan pencemaran nama baik.

Agenda sidang kali ini merupakan tanggapan dari jaksa penuntut umum atas nota pembelaan yang sebelumnya disampaikan oleh kuasa hukum Medina Zein, Lukman Azhari.

Ada beberapa poin yang disampaikan jaksa penuntut umum dalam menyanggah nota pembelaan dari Medina Zein. Salah satunya tidak menerima alasan soal penyakit Bipolar.

"Terhadap alasan yang diungkapkan kuasa hukum terdakwa bahwa gangguan bipolar adalah gangguan mental yang membuat perubahan suasana hati pengidapnya bipolar yang tadinya gembira bisa berubah-ubah dan itu bisa mempengaruhi aktivitas dan kemampuan berpikir pengidapnya," kata Jaksa Penuntut Umum dalam ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

Jaksa penuntut umum menilai selama persidangan berlangsung, terdakwa Medina Zein hanya mengalami stress dan bukan gangguan mental semacam bipolar.

"Berdasarkan fakta persidangan dapat disimpulkan gangguan kejiwaan stress tingkat tinggi bukan gangguan mental atau kejiwaan sehingga terhadap pernyataan kuasa hukum terdakwa tidak dapat diterima," tutur jaksa penuntut umum.

Atas dasar tersebut, jaksa penuntut umum meminta majelis hakim untuk menolak nota pembelaan dari Medina Zein dan mengabulkan seluruh tuntutan dari Jaksa penuntut umum sebelumnya.

"Berdasar uraikan memohon kepada hakim untuk menolak nota pembelaan dan mengabulkan seluruh tuntutan Jaksa penuntut umum," minta jaksa penuntut umum kepada hakim ketua.

Kemudian, hakim memberikan kesempatan bagi pihak Medina Zein untuk menanggapi pernyataan jaksa penuntut umum pada sidang selanjutnya yang akan kembali digelar pada Selasa, 27 September 2022.



Simak Video "Medina Berharap Bebas dari Perkara dengan Uci Flowdea"
[Gambas:Video 20detik]
(ahs/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT