Demian Aditya Wanti-wanti Pesulap Merah Agar Jangan Sampai Kelewat Batas

ADVERTISEMENT

Demian Aditya Wanti-wanti Pesulap Merah Agar Jangan Sampai Kelewat Batas

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Rabu, 14 Sep 2022 11:27 WIB
demian aditya
Demian Aditya Wanti-wanti Pesulap Merah Agar Jangan Sampai Kelewat Batas. (Foto: dok. Instagram (Demian)
Jakarta -

Nama Pesulap Merah menjadi viral belakangan ini usai membongkar trik-trik dukun yang membuatnya disomasi hingga dilaporkan oleh Persatuan Dukun se-Indonesia.

Demian Aditya sebagai seseorang yang lebih dulu terjun di dunia sulap mewanti-wanti Pesulap Merah agar apa yang dilakukannya saat ini jangan sampai kelewat batas.

"PR-nya dia sekarang gimana caranya menjaga jangan sampai apa yang sudah dilakukan benar jadi akhirnya salah," kata Demian Aditya saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan.

Suami Sara Wijayanto itu memiliki ketakutan saat Pesulap Merah sudah kehabisan ide untuk membongkar trik yang pada akhirnya merugikan lebih banyak orang, khususnya para pesulap.

"Karena ini saya nggak tahu ya, saya cuman ngira-ngira saja ketika dia diminta tanggung jawab untuk membongkar-bongkar akhirnya kan apa yang musti dibongkar," tutur Demian Aditya.

"Akhirnya kan apalagi yang musti dibongkar, mulai nyari-nyari nah itu akhirnya yang bisa jadi salah," imbuhnya.

Oleh karena itu, Demian Aditya berpesan kepada pemilik nama asli Marcel Radhival itu agar dapat bertanggung jawab dengan apa yang dilakukannya saat ini.

"Jadi harus punya rasa tanggung jawab apa yang dilakukan itu harus benar-benar dipertanggungjawabkan," harap Demian Aditya.

Sebelumnya, Demian Aditya menilai semua hal yang dilakukan oleh pesulap merah tidak sepenuhnya benar.

"Buat saya tentang dia cuman dilakukan itu tidak selamanya benar," ujar Demian Aditya

Menurutnya, tidak semua orang dapat menerima 'edukasi' yang diberikan oleh pemilik nama asli Marcel Radhival itu.

"Dalam arti begini, kalau misalnya untuk edukasi saya kurang setuju soalnya bisa dibilang kalau untuk orang yang edukasi tinggi mungkin bisa menerima," terang Demian Aditya.

"Tapi kan kadang-kadang kan ada orang yang langsung menyampaikan rata semuanya saja. Jadi benarnya dalam arti untuk jangan sampai orang tertipu dengan hal-hal serupa itu benar," jelasnya.

(ahs/mau)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT