ADVERTISEMENT

Kemenparekraf Dukung Eskayvie Bangun Bisnis Digital

prih prawesti febriani - detikHot
Senin, 01 Agu 2022 20:29 WIB
Eskayvie didukung Kemenparekraf.
Foto: ist.
Jakarta -

Kemenparekraf selalu memberikan dukungan kepada setiap unit atau masyarakat dalam mengembangkan sesuatu untuk lebih baik dan maju. Kali ini, Kemenparekraf memberikan dukungan penuh kepada Eskayvie.

Eskayvie yang merupakan salah satu produk kesehatan dari Malaysia sudah hadir di Indonesia. Eskayvie kali ini bakal mengembangkan bisnis berbasis digital.

Dukungan yang didapat dari Kemenparekraf kepada Eskayvie ini bertepatan dengan peluncuran Kemenparekraf Nexus. Kemenparekraf sangat yakin dengan adanya peluncuran ini, bisa proaktif dalam membantu pengusaha untuk mengembangkan ekonomi masyarakat akan turut menghasilkan perkembangan aktivitas bisnis yang positif.

"Di Eskayvie, kami memastikan bahwa produk kami aman dan efektif, serta memenuhi standar keamanan global. Produk Eskayvie juga menggunakan bahan-bahan aktif yang alami dan dipatenkan dengan uji klinis. Pemantauan dan konsultasi kesehatan juga diberikan terus menerus oleh nutritionist dan dietisien yang tersertifikasi untuk memastikan setiap konsumen mendapatkankesehatan yang optimal," ungkap CEO Eskayvie, Dr Syid Ayob Syid Mustafa AlQudri, dalam keterangannya.

Melalui sistem yang aman dan menjanjikan, Eskayvie Indonesia menargetkan 10.000 usahawan Eskayvie Nexus Indonesia yang tergabung hingga bulan Desember 2022.

Poppy Novianti selaku Sales & Training Manager Eskayvie Nexus Indonesia mengatakan, sangat yakin dengan adanya bisnis berbasis digital ini.

"Saya yakin dengan sepenuh hati dengan hadirnya Eskayvie di Indonesia mampu memberikan perubahan nyata untuk kesehatan dan kebebasan finansial yang diharapkan. Dengan visi misi, sistem bisnis dan branding marketing yang hebat, Eskayvie akan menjadi perusahaan yang berdiri sangat tegak dan kuat membantu masyarakat Indonesia untuk memperkasakan umat menuju kehidupan yang terbaik," tutur Poppy.

Produk ini bukan hanya ada di Indonesia dengan Malaysia, tapi sudah ada di Brunei Darussalam dan sudah mendapatkan omset yang membanggakan.



Simak Video "Indonesia Ajukan Diri Jadi Dewan Eksekutif Organisasi Pariwisata Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(wes/pus)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT