'Sembunyikan' Rasya, Tamara Blezinsky Terancam Penjara

'Sembunyikan' Rasya, Tamara Blezinsky Terancam Penjara

- detikHot
Rabu, 14 Jun 2006 18:51 WIB
Sembunyikan Rasya, Tamara Blezinsky Terancam Penjara
Jakarta - Rasa rindu Rafly ingin bertemu Rasya sepertinya mulai menutupi rasa cintanya yang besar pada Tamara Blezinsky. Jika Tamara tak juga mengizinkannya bertemu Rasya, Rafly siap menggiring mantan istrinya itu ke penjara.Secara runut, Rafly yang didampingi Sekjen Komnas Perlindungan Anak (PA), menyampaikan berbagai upayanya untuk bertemu dengan putra tunggalnya, Rasya Islami Pasya. Sejak empat bulan silam, akses Rafly untuk bertemu dengan Rasya seakan disembunyikan Tamara.Sedikit kronologis, 13 April 2006 silam Rafly mengadu ke Komnas PA. Ia mengeluhkan tindakan Tamara yang menutup aksesnya untuk bertemu dengan sang buah hati. Tanggal 17 April 2006, undangan Komnas PA pada Tamara untuk mengadakan mediasi dengan Rafly pada 20 April 2006 tidak dihiraukan bintang iklan sabun tersebut. Baru pada 4 Mei 2006, Tamara bersedia datang. Pada pertemuan itupun tak tercapai kesepakatan. Tamara dan Rafly masih silang pendapat soal Rasya.Kini, akses Rafly untuk menghubungi Rasya semakin sulit. Tamara pun telah meminta sekolah Rasya, Singapore International School untuk tidak mengizinkan apabila Rafly ingin bertemu dengan Rasya. Untuk mengingatkan Tamara, sudah dua kali somasi dikirimkan, terakhir tertanggal 13 Juni dan masih belum juga ada jawaban. Jika wanita berkulit mulus itu tak juga menghiraukan somasi Rafly, maka ada tiga poin dilanggar Tamara sesuai UU Perlindungan Anak no 23 tahun 2002. Pertama; memutus komunikasi Rasya, kedua; memindahkan sekolah dan menambah les tanpa berkonsultasi dengan ayah biologisnya, dan ketiga; memperlakukan Rasya dengan salah (memisahkan dan tidak memberi kesempatan bertemu dengan anak kandungnya).Nah, jika terbukti melanggar tiga poin itu, Tamara bisa terancam 3-6 bulan penjara."Kalau untuk kasus ini, saya meletakkan perasaan saya. Untuk yang terbaik saya akan melakukan apa saja," tegas Rafly dalam jumpa pers di Komnas PA, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (14/6/2006).Namun langkah Rafly mengadukan Tamara ke polisi tidak tergesa-gesa, ia masih berencana mengirimkan satu somasi lagi jika belum ada respons dari Tamara. Setelah itu, jika langkah hukum diperlukan maka Rafly siap maju ke polisi."Kalau sampai dilaporkan ke pihak kepolisian saya harapkan berjalan fair," cetusnya singkat. (fta/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads