5 Artis yang Pernah Bermasalah dengan ASI

Hanif Hawari - detikHot
Sabtu, 07 Mei 2022 07:05 WIB
Tantri Namirah
Foto: dok. Instagram/@tantrinamirah
Jakarta -

Ada banyak pengorbanan dari seorang ibu yang telah dilakukan untuk sang buah hati tercintanya. Tak ayal sosoknya erat disebut sebagai malaikat tak bersayap, sebab ia rela berkorban apa saja demi sang anak.

Bukan hanya saat hamil dan melahirkan saja, perjuangan ibu selaku figur penting pertumbuhan anak pun masih terus berlangsung bahkan saat proses menyusui. Tak jarang pula seorang ibu mengalami kondisi yang dinamakan Mastitis atau peradangan saat menyusui akibat adanya infeksi di dalam payudara.

Kondisi itu tak jarang menyebabkan para ibu trauma karena sulit mengeluarkan ASI saat menyusui. Hal tersebut juga sempat dialami oleh beberapa artis kenamaan Tanah Air, di antaranya ialah:

1. Poppy Bunga

Poppy dahulu sempat mengalami kondisi Mastitis saat menyusui anak keduanya yakni Muhammad Arkandra Malik Riphat.

Berbeda saat anak pertamanya, di kelahiran anaknya yang berjenis kelamin laki-laki itu Poppy Bunga sempat panik lantaran baru bisa mengeluarkan ASI di hari ketiga usai melahirkan.

"Jadi aku kan stres gitu, terus nggak keluar-keluar, jadi aku minum obat. Tapi alhamdulillah hari ketiga keluar," tuturnya.

2. Astrid Tiar

Model sekaligus pembawa acara televisi Astrid Tiar juga rupanya mengalami hal serupa.

Dirinya yang baru pertama kali melahirkan cukup kaget dengan perubahan bentuk fisik ditambah pula dengan masalah ASI yang tidak keluar.

Saking stresnya, ia bahkan sampai mengikuti kelas sekolah laktasi selama lebih dari 3 bulan, ikut serta dalam komunitas, hingga menjaga pola makannya secara ketat.

"Sampai stres. Sampai ada fase di mana aku stres, nangis melulu. Karena aku merasa aku ibu yang tidak berharga, anak aku minumnya susu sapi, bukan susu ibu," ungkapnya.

3. Mytha Lestari

Serupa dengan kasus Poppy Bunga, penyanyi Mytha Lestari juga sempat mengalami kondisi ASI yang tidak keluar pasca melahirkan.

Dirinya bahkan sempat hampir mengalami gangguan psikologis seorang ibu usai melahirkan (baby blues) lantaran 3 hari pasca melahirkan belum bisa mengeluarkan ASI.

Meski dianggap wajar oleh dokter, hal tersebut dipertanyakan lebih dalam oleh para tamu yang berkunjung. Hal ini semakin membuat dirinya down.

"Jadi saya hampir baby blues sih. Rasanya sedih sedih, stres sampai jongkok. Tapi memang bingung. sampai saya breast pump payudara saya, sampai bengkak," jelasnya.

4. Shireen Sungkar

Artis cantik Shireen Sungkar juga sempat mengalami Mastitis saat memberikan ASI eksklusif kepada anak keduanya yakni Cut Hawwa Medina Alfatih.

Alhasil dirinya pun harus menjalani perawatan di rumah sakit serta konsul ke dokter laktasi, sebab mengalami pembengkakan dan ngilu berlebih di bagian payudara.

Ia juga mengaku sampai jatuh sakit dan mengimbau para ibu lainnya untuk sesegera mungkin cek ke dokter jika mengalami hal serupa. Hal ini dimaksudkannya agar para ibu tidak mengalami stres dan bahkan lebihb parah lagi baby blues.

5. Tantri Namirah

Melalui akun Instagram pribadinya, Tantri Namirah pernah membagikan pengalamannya mengalami kondisi Mastitis. Dirinya bercerita telah mengalami kondisi tersebut lebih dari satu kali dengan kondisi badan menggigil dan tangan terasa dingin serta kaku.

Ia bahkan sampai harus menjalani operasi ringan menusuk payudaranya dengan jarum, sebab ASI yang dihasilkan tersumbat. Alhasil ia pun kini rajin berkonsultasi laktasi dan memeriksakan diri ke rumah sakit.

Menilik dari masih banyaknya kasus kondisi Mastitis yang terjadi, Konsuler Menyusui Fenucaps Indonesia yakni Hana Maharani mulai angkat suara. Dirinya yang kerap menangani hal tersebut pun membagikan tips untuk mengatasi permasalahan baik itu penyumbatan saluran ASI maupun Mastitis itu sendiri.

"Tips pertama adalah dengan sering memompa ASI dari payudara. Hal ini perlu rutin dilakukan supaya bengkak makin berkurang dan payudara busui bakal sembuh sepenuhnya," ujarnya.

Selanjutnya, para ibu diminta untuk dapat mengompres dingin payudara serta memperbaiki pola dan teknik menyusui. Lebih lanjut lagi, Hana Maharani juga menyarankan para ibu untuk mengonsumsi pereda nyeri dari produk Lecicaps.

Sebab Lecicaps akan membantu membuka saluran isi busui dan juga bisa dikonsumsi sejak kehamilan 7 bulan ke atas untuk persiapan menyusui. Selain itu, kandungan lecithin dalam Lecicaps juga tinggi akan zat kolin (yang terbiasa terdapat dalam kuning telur) ini sangat bermanfaat untuk perkembangan otak janin karena tinggi DHA.

"Setelah pemakaian Lecicaps, para ibu menjadi lebih nyaman, ASI menjadi sangat lancar," tuturnya.

Produk Lecicaps sendiri bisa didapat melalui web mereka fenucaps.co.id. Nantinya para ibu juga bisa mendapat jasa konsultasi gratis dari pihak fenucaps.



Simak Video "Mark Sungkar Kaget Rumah Shireen Ambruk karena Banjir"
[Gambas:Video 20detik]
(hnh/dal)