ADVERTISEMENT

Barbie Kumalasari Salahkan Irma Darmawangsa Usai Kena Jambret?

Pingkan Anggraini - detikHot
Minggu, 13 Mar 2022 08:02 WIB
Barbie Kumalasari saat ditemui di kawasan Trans TV.
Barbie Kumalasari Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Barbie Kumalasari belum lama ini menjadi korban penjambretan. Ia kehilangan liontin senilai Rp 400 juta.

Hal itu terjadi setelah ia nge-gym bersama Irma Darmawangsa. Saat itu Barbie Kumalasari diantar Irma Darmawangsa ke mobilnya yang diparkir di jalan raya Pasar Baru, Jakarta Utara.

Sayangnya, Kumalasari tak diantar sampai depan mobil. Ia harus menyebrang jalan untuk sampai ke mobilnya sampai harus mengalami penjambretan saat itu.

"Ini pertama kali aku dijambret, dan kaget juga. Biasanya aku sendiri baik-baik saja kan, nggak aneh-aneh, dan memang aku nggak pernah main daerah situ juga," ujar Barbie Kumalasari saat dihubungi detikcom, Sabtu (12/3/2022).

Karena hal ini, lantas apakah Kumalasari menyalahkan Irma Darmawangsa?

Saat ditanya detikcom, Kumalasari tak menyalahkan Irma Darmawangsa sepenuhnya. Hanya saja ia tampak sedikit kecewa karena awalnya Irma yang menyuruh Barbie Kumalasari parkir mobil di pinggir jalan.

Ditambah lagi, Barbie Kumalasari kesal karena Irma Darmawangsa tak menurunkan dirinya di depan mobilnya persis.

"Ini pas jalan sama Irma, benar feeling aku, aku nggak enak feeling. Tapikan Irma yang menjaminkan, 'sudah, tenang saja', gitu," tutur Barbie Kumalasari.

"Dia ngedropin aku, coba dia ngedropin aku depan pintu mobil aku, ya kan nggak mungkin ada kesempatan orang mau jambret. Dia cuma anterin aku di seberangnya. Jadi, ya bagaimana? Yang lucu, baru turun tiga detik langsung di jambret," tegasnya lagi.

Karena hal ini, Barbie Kumalasari jadi khawatir jika harus bepergian menggunakan barang mahal lagi.

Selain itu, saat Barbie Kumalasari dijambret, Irma Darmawangsa yang berada di dekatnya tak langsung membantu.

"Ya jujur sih agak syok waktu hari pertama pun juga pas kejadian Irma nggak langsung putar balik, karena kan aku lagi posisi lagi syok," jelasnya.

"Kedua, aku merasa, ya ampun, seram banget. Ngikutin teman, tapi giliran kayak begini, tetap saja aku kayak sendiri. Mungkin intinya merusak teman. Yakan coba kalau aku nggak ikutin, mungkin aku nggak dijambret juga. Setelah kejadian, aku berharap dia tolongin aku, putar balik, tapi dia nggak putar balik," tegas Barbie Kumalasari.

(pig/dar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT