Kronologi Barang Saipul Jamil Digondol Karyawan hingga Akhirnya Dikembalikan

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Senin, 21 Feb 2022 19:24 WIB
Berapa Tahun Saipul Jamil Dipenjara?
Kronologi Barang Saipul Jamil Digondol Karyawan hingga Akhirnya Dikembalikan. (Foto: Hanif/detikHot)
Jakarta -

Saipul Jamil menceritakan tindak pencurian yang menimpanya. Sebelumnya sebuah motor milik abangnya dan tiga buah handphone milik Saipul Jamil dibawa lari oleh karyawannya sendiri.

Sehingga Saipul langsung berniat melaporkan karyawannya itu ke polisi. Begini ceritanya.

"Jadi semalam itu saya mendatangi Polsek Duren Sawit, saya buat laporan ada beberapa pekerja saya ini mencuri barang-barang saya, berupa handphone dua, sama satu lagi handphone pekerja saya juga diambil, sama motor. Pelakunya memang interen, bukan dari luar gitu. Karena mereka sudah ikut saya sudah satu bulan lebih kerja," buka Saipul Jamil di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Senin (21/2/2022).

Saipul juga menyebut saat-saat barang miliknya digasak usai maghrib. Saat pulang ke rumah, dia kaget ponsel dan motornya sudah dibawa kabur. Sebelumnya Ipul juga tak sempat menaruh curiga.

"Jadi kejadian itu pas maghrib, saya sama pekerja sini, biasanya kalau salat berjamaah terus gitu kan. Jadi mereka itu waktu operasinya waktu saya di luar itu lama hampir tiga jam. Karena saya kalau habis magrib saya nggak pernah pulang ke rumah. Memang saya terlalu percaya sama pekerja-pekerja saya ini, kamar nggak pernah dikunci, dan dia tahu letak-letak kendaraan saya ada di mana," ungkap Saipul.

"Terus handphone saya ada di mana, handphone itu kan ada tiga jadi yang diambil itu iPhone satu, iPhone 11 pro max sama satu lagi tuh HP Pocco Xiaomi," tambahnya.

Ipul juga akui tak sempat curiga atau tetap berpikir positif, karena merasa tak ada masalah dengan karyawannya. Namun dia heran mengapa dua orang karyawannya tak pulang kembali.

"Saya nggak ada kepikiran sama sekali karena saya nggak pernah ada masalah dengan pekerja-pekerja saya. Dan mereka orang baik semua di mata saya. Jadi saya awalnya nggak curiga 'kok mereka habis salat hilang ke mana nih' saya tinggal berdua, kan saya berempat kan," ujarnya.

"Saya positive thinking saja paling lagi beli makanan. Biasanya kumpul lagi, salat isya, kok nggak balik-balik gitu. Terus akhirnya saya pulang, beli makanan juga kan. Pas nyampe rumah 'handphone ke mana nih di meja saya' sama casannya juga diambil jadi komplit," lanjutnya.

Namun lantaran ada motor milik abangnya, saat itu Saipul langsung kepikiran untuk melaporkan karyawannya ke kepolisian. Hingga pada malam itu juga kepolisian melakukan olah TKP.

"Tadinya saya nggak bikin laporan, berhubung ada kendaraan motor milik kakak saya juga dibawa, untungnya itu STNK nggak nempel di kunci. Akhirnya mau nggak mau, saya menghormati kakak saya kan, takutnya kakak saya berpikir macem-macem, saya kerja sama atau gimana, ya sudah saya bikin laporan. Itu kan akhirnya sudah berapa jam bikin laporan, sekitar jam setengah 10, saya alhamdulillah disambut baik Polsek Duren Sawit," beber Saipul.

Namun lantaran domisili Saipul berada di kawasan Pondok Gede, kepolisian Polsek Duren Sawit mengoper kasus itu ke Polsek Pondok Gede.

"Datanglah Polsek ke TKP foto-foto semua gitu kan, akhirnya dia bilang gini 'Pak, ini bukan kewenangan saya, ini kewenangan Pondok Gede tapi saya bantu.' Luar biasa. Akhirnya saya dibantu ke Polsek Pondok Gede, dari sana langsung ditindaklanjuti. Itu dari jam 6 ya sampai sana jam 10," ungkapnya.

Namun saat hendak menceritakan kronologi kejadian itu di Polsek Pondok Gede, sang maling menghubungi Saipul dan mengembalikan barang yang telah dibawa kabur. Sebelumnya kontak Saipul sempat diblok oleh pelaku.

"Begitu saya bikin kronologi tiba-tiba si malingnya ini hubungin saya, tadinya nomornya diblok semua, sudah nggak bisa dihubungin, mau ngembaliin, senang dong saya, baru mau naik ke LP ke atas tuh," ungkapnya.

Namun sang maling tak mau mengembalikan barang itu di tempat Saipul Jamil. Hingga Saipul menemukan si maling di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

"Akhirnya dia hubungin, dia nggak mau balikin ke sini. Dia mau nanti saya kasih tau tempatnya di mana. Akhirnya di shareloc-lah sama dia, ya sudah saya ikutin, ketemulah di daerah Cengkareng, lumayan jauh. Akhirnya kita negosiasi, saya ngomong sama kanitnya, malam itu juga. Saya juga terima kasih banget sama Polsek Pondok Gede cepat banget nangkepnya," pungkas Saipul Jamil.

(fbr/mau)