ADVERTISEMENT

Round-Up

Emosi Nikita Mirzani di Persidangan usai Anak Dihujat Indra Tarigan

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 16 Feb 2022 06:30 WIB
Jakarta -

Nikita Mirzani menjadi saksi di kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Indra Tarigan. Dalam persidangan tersebut, ia terlihat emosi ketika anaknya diserang.

Indra Tarigan disebut telah melontarkan ujaran kebencian kepada Nikita Mirzani di media sosialnya. Ia memajang foto anak Nikita Mirzani bernama Lolly dengan kalimat yang tak pantas pada tanggal 22 Maret 2019.

Padahal, Nikita Mirzani tidak mengenal Indra Tarigan sama sekali. Ia heran kenapa Indra Tarigan sebenci itu dengannya

"Saya sedih, karena sejujurnya saya tidak pernah bermasalah dengan beliau. Karena dia bersekutu dengan mantan suami saya, dia serang saya terus. Saya nggak tahu apa yang buat dia marah, tapi beliau selalu hajar saya di media setiap wawancara. Saya punya bukti semua. Karena dari awal dia menyerang saya," ungkap Nikita Mirzani merintih di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Tidak, saya tidak mengenal beliau. Tapi dulu saya pernah menjadi host program TV tapi beliau jadi pengacara Kriss Hatta yang dia selalu benci sama saya hingga saya kehilangan pekerjaan saya," papar Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani pun berharap Indra Tarigan dipenjara. Ia tidak akan tinggal diam kalau belum melihat Indra dijebloskan ke jeruji besi.

"Kalau sampai dia nggak di penjara, saya bakalan speak up terus sih. Saya punya medsos, banyak media untuk membawa kasus ini sampai benar-benar menemukan kedilan untuk saya dan anak saya," ungkap Nikita Mirzani.

Kemarahan Nikita Mirzani juga dipengaruhi dengan pengaruh yang dialami Lolly setelah mendapat hinaan tersebut. Lolly bahkan sampai malu dengan teman-temannya sampai harus pindah sekolah.

"Saya nggak tahu siapa dia. Whatever, saya nggak peduli. Saya kesel dan gara-gara beliau, saya jadi pindah sekolah, ngurung diri di kamar, saya tidak suka berinteraksi dengan orang-orang gara-gara siapa? Beliau," tutur Lolly.

"Dia sudah menghancurkan hidup saya dan keluarga saya dan saya tidak suka," tegasnya.

(dal/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT