Kapolda Janji Lindungi Inul Cs
Jumat, 28 Apr 2006 17:54 WIB
Jakarta - Inul Daratista boleh sedikit bernafas lega. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani berjanji akan melindunginya dari berbagai ancaman, termasuk pengusiran dari wilayah Jakarta. Seperti telah diberitakan sebelumnya, dalam sebuah karnaval budaya yang digelar di Bundaran HI, Sabtu (22/4/2006) lalu, bersama sederet selebritis Inul berorasi menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap RUU APP. Hal tersebut ternyata membuat ormas Forum Betawi Rempug (FBR) marah. Inul diancam akan diusir dari Jakarta dan bisnis karaokenya akan dirusak. "Kita sudah bikin pernyataan. Intinya sikap ngotot inul membuat sakit hati FBR. Makanya dia harus diusir dari Jakarta," ujar Timsus dedengkot Forum Betawi Rempug (FBR), Junaedi kepada detikhot via telepon, Rabu (26/4/2006).Jumat (28/4/2006) siang, rekan-rekan Inul yang juga ikut karnaval budaya Anti RUU APP menggelar pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya. Mereka meminta perlindungan. "Kami ini peserta pawai. Di aksi itu ada Inul, Rieke, dan Becky. Kemarin di TV FBR mengancam terbuka akan mensweeping yang terlibat pawai kemarin," ujar panitia pengarah karnaval budaya Yeni Rosadamayanti kepada para wartawan. Menanggapi hal tersebut, Kapolda mempersilahkan para peserta karnaval budaya untuk membuat laporan ke kepolisian. "Kalau memang ada bukti silahkan lapor. Akan ditindaklanjuti dengan penyelidikan," ujar Kapolda. Di ujung pertemuan dengan Kapolda yang sayangnya tidak dihadiri oleh Inul tersebut, Yeni kembali meminta kepastian perlindungan hukum agar jajaran kepolisian menangkap pihak-pihak yang dikhawatirkan mengancam keselamatan mereka. "Apabila FBR berani menyerang secara fisik, maka pihak tersebut akan ditangkap?" ujar Yeni. "Iya," jawab Kapolda disambut riuh tepuk tangan peserta pertemuan termasuk artis Nurul Arifin. (ine/)











































