Tommy Kurniawan Tanggapi Kritikan Ahok ke BUMN: Jangan Over!

Tim detikcom - detikHot
Senin, 29 Nov 2021 20:20 WIB
Tommy Kurniawan
(Foto: Mauludi Rismoyo) Tommy Kurniawan Tanggapi Kritikan Ahok ke BUMN: Jangan Over!
Jakarta -

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok belum lama disorot lantaran kritik yang diberikannya kepada BUMN. Tommy Kurniawan pun ikut buka suara.

Tommy Kurniawan yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PKB yang membidangi BUMN menyoroti kritikan tersebut. Terutama aksi saling sahut antara Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama dan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga.

Ini berawal dari kritik keras Ahok soal kontrak-kontrak yang dimiliki BUMN, yang menurutnya justru menguntungkan pihak lain. Tanpa terkecuali kontrak yang ada di Pertamina. Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, merespons hal tersebut dan mengatakan bahwa pernyataan Ahok tersebut keliru. Arya Sinulingga kemudian menilai Ahok belum mempelajari apa yang saat ini tengah dilakukan BUMN.

Tommy Kurniawan menilai, sikap Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) semestinya tidak perlu berlebihan dalam hal mengomentari hal-hal yang terkait BUMN secara menyeluruh dan lebih jauh. Sebaiknya, menurut Tomkur, Ahok fokus pada pengembangan Pertamina dan memperbaiki sistem yang ada di dalam Pertamina bersama Direktur Utama yang menjalankan perusahaan.

"Pernyataan Pak Ahok jangan overlah (berlebihan), yang akhirnya menimbulkan banyak pandangan dan berujung saling sahut. Saya rasa, Pak Ahok lebih baik fokus ke Pertamina, untuk perbaiki kekurangan yang ada," kata Tommy Kurniawan, Senin (29/11/2021).

"Diskusi dan bertemu untuk sampaikan kritik dan membenahi sistemkan lebih baik. Dengan begitu masyarakat luas dapat menikmati hasil-hasil yang positif dari Pertamina. Jangan memancing keributan dan berujung saling sahut," sambung Tomkur.

Ketua Umum DKN Garda Bangsa itu melihat, sejauh ini apa yang dilakukan menteri BUMN Erick Thohir untuk membenahi sistem yang ada sudah sesuai dengan platform yang ada dan sudah berada di jalur yang tepat.

"Jalankan saja sistem atau perkembangan yang sedang dibangun (Kementerian BUMN) ini secara bersama-sama. BUMN-nya maju, tentu masyarakat juga akan ikut merasakannya. Tujuan kita kan itu, bagaimana menyejahterakan masyarakat luas. Jangan hanya mengkritik saja ya," tegas Tomkur.

Ia berharap, apa yang sedang ramai diperbincangkan ini dapat segera diselesaikan bersama-sama. Sehingga masyarakat merasakan dampak atau hasil yang dikerjakan oleh BUMN, termasuk dengan Pertamina.

(aay/mau)