ADVERTISEMENT

Kerajaan Inggris Ngamuk dengan BBC, Ada Apa?

Tim detikhot - detikHot
Selasa, 23 Nov 2021 15:03 WIB
Prince Harry and Meghan Markle, Duke and Duchess of Sussex, speak during the Global Citizen festival, Saturday, Sept. 25, 2021, in New York. (AP Photo/Stefan Jeremiah)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. AP/Stefan Jeremiah
Jakarta -

BBC baru-baru ini menyiarkan sebuah dokumenter yang berisikan kisah kontroversial dari Pangeran William dan Harry. Mereka bahkan turut mewawancarai pengacara dari Meghan Markle.

Ternyata tayangan tersebut membuat geram pihak keluarga Kerajaan Inggris. Hampir seluruh perwakilan istana, seperti Buckingham Palace, Kensington Palace hingga Clarence House memberikan keterangan resmi terkait kekecewaan mereka pada tayangan tersebut yang kembali mengorek berita negatif terkait kepergian Harry dan Meghan Markle dari Inggris.

Tak hanya itu saja, bahkan Buckingham Palace terang-terangan mengeluarkan ancaman akan memboikot seluruh proyek mereka dengan BBC di masa depan setelah hebohnya tayangan tersebut.

Selain itu pihak kerajaan juga kesal karena para staf mereka tak diperbolehkan untuk menyaksikan terlebih dahulu tayangan itu sebelum disiarkan.

Lantas bagaimana sebenarnya tayangan tersebut?

Pada episode perdananya, mereka menampilkan tentang detail bagaimana pemberitaan para pangeran sejak 2012 hingga 2018, tepatnya saat Harry bertunangan dengan Meghan Markle.

Mereka juga menampilkan sisi tentang isu kompetisi antara keluarga Kerajaan. Seperti penuturan wartawan The Sun, Dan Wootton, yang menceritakan kisah tentang pemilihan tiara Meghan Markle di pernikahannya yang diatur oleh Ratu Elizabeth II.

"Apa yang Meghan mau, itu yang ia dapatkan," tutur Dan menirukan ucapan Pangeran Harry.

Selain itu ia juga membahas tentang kehebohan antara para staf kerajaan dengan Meghan Markle. Menurutnya perselisihan tersebut tak pernah diusut dengan tuntas oleh media dan tak ada yang berani untuk mencari tahu lebih jauh terkait hal itu.

Selain itu mereka juga menampilkan Jenny Afia, pengacara yang mewakili Meghan Markle. Acara tersebut dipandu oleh presenter Amol Rajan dan di sana ia mengaku jika sudah mendapatkan izin dari Meghan.

Afia membantah klaim tentang betapa sulitnya bekerja sama dengan Meghan Markle.

"Cerita itu palsu. Ini adalah sebuah narasi bahwa tak ada yang bisa bekerja sama dengan Duchess of Sussex karena ia orang yang sulit, bos yang suka nyuruh-nyuruh, hingga membuat semua pekerjanya kabur adalah hal yang tak benar," paparnya.

Tonton juga video e-Life yang mengangkat tema tentang pelaku bully di bawah ini:

[Gambas:Video 20detik]



(ass/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT